DENPASAR, BALINEWS.ID – Bali kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata yang tak pernah kehilangan pesona. Memasuki periode 2025–2026, tren pariwisata di Pulau Dewata mengalami pergeseran signifikan. Wisatawan tak lagi sekadar berburu pantai dan matahari terbenam, tetapi mulai mencari pengalaman yang lebih unik, personal, dan berkesan.
Mulai dari petualangan alam hingga wisata budaya dan wellness yang menyentuh sisi spiritual, berikut lima aktivitas wisata yang tengah hits di Bali dan layak dicoba oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
1. ATV Adventure, Jelajah Alam Bali dengan Sensasi Adrenalin
Wisata ATV (All Terrain Vehicle) menjadi salah satu aktivitas paling diminati wisatawan di Bali sepanjang 2025–2026. Aktivitas ini menawarkan pengalaman menjelajah alam dengan cara berbeda, memadukan petualangan, keindahan alam, dan tantangan medan yang memacu adrenalin.
Dengan mengendarai ATV, wisatawan diajak melintasi jalur pedesaan, persawahan hijau, hutan bambu, hingga lintasan berlumpur dan sungai kecil. Sensasi berkendara di medan ekstrem inilah yang menjadi daya tarik utama, terutama bagi wisatawan muda dan pencinta aktivitas luar ruang.
Tak hanya soal tantangan, ATV adventure juga memberi kesempatan bagi wisatawan untuk melihat sisi lain Bali yang lebih alami dan jauh dari kawasan wisata padat. Banyak operator ATV yang mengemas rute melalui desa-desa tradisional, sehingga wisatawan dapat merasakan suasana pedesaan sekaligus berinteraksi secara singkat dengan masyarakat lokal.
Aktivitas ini relatif aman karena dilengkapi perlengkapan keselamatan dan pemandu berpengalaman. Bahkan, wisatawan pemula tetap dapat menikmati pengalaman ATV karena tersedia jalur khusus dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan.
2. Hot Air Balloon, Menikmati Bali dari Ketinggian
Tren wisata udara juga mulai berkembang di Bali. Salah satunya adalah pengalaman naik hot air balloon atau balon udara yang menawarkan pemandangan alam Bali dari sudut pandang berbeda.
Wisatawan diajak menikmati panorama sawah bertingkat, perbukitan hijau, hingga siluet gunung berapi saat matahari terbit. Aktivitas ini biasanya dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan kondisi cuaca terbaik dan cahaya alami yang dramatis.
Hot air balloon menjadi favorit pasangan, keluarga, hingga konten kreator karena menghadirkan pengalaman yang eksklusif dan romantis. Sensasi melayang perlahan di udara, jauh dari hiruk pikuk kota, memberikan ketenangan sekaligus pengalaman tak terlupakan selama liburan di Bali.
3. Festival Budaya dan Event Kreatif yang Kian Semarak
Bali juga semakin dikenal sebagai pusat festival budaya dan event kreatif berskala nasional hingga internasional. Sepanjang 2025–2026, berbagai festival seni, literasi, musik, hingga kuliner kembali digelar dan menarik minat wisatawan yang ingin merasakan sisi budaya Bali secara lebih mendalam.
Event-event ini tak hanya menyajikan pertunjukan seni tradisional, tetapi juga menggabungkannya dengan diskusi kreatif, pameran seni kontemporer, hingga pertunjukan musik modern. Perpaduan budaya lokal dan sentuhan global inilah yang membuat festival di Bali selalu terasa segar dan relevan.
Bagi wisatawan, menghadiri festival menjadi cara terbaik untuk memahami nilai budaya Bali, berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, serta menikmati suasana yang berbeda dari wisata konvensional.
4. Wellness dan Retreat, Liburan untuk Tubuh dan Pikiran
Tren wellness tourism di Bali terus menunjukkan peningkatan. Wisatawan kini menjadikan liburan sebagai momentum untuk memulihkan kesehatan fisik dan mental. Berbagai retreat yoga, meditasi, detoks, hingga program penyembuhan holistik banyak bermunculan, terutama di kawasan Ubud dan pedesaan Bali.
Tidak sekadar menginap, wisatawan diajak menjalani rutinitas sehat mulai dari olahraga ringan, pola makan alami, meditasi harian, hingga sesi refleksi diri. Konsep liburan semacam ini dinilai mampu memberikan ketenangan dan keseimbangan di tengah gaya hidup modern yang penuh tekanan.
Wellness retreat menjadi pilihan favorit wisatawan jangka panjang yang ingin merasakan Bali secara lebih perlahan, mendalam, dan bermakna.
5. Eksplorasi Alam & Spot Estetik yang Viral
Selain aktivitas baru, eksplorasi alam Bali tetap menjadi magnet utama. Sejumlah air terjun, perbukitan, taman bunga, hingga pantai tersembunyi kembali naik daun berkat eksposur media sosial.
Wisatawan kini gemar mencari lokasi yang menawarkan keindahan alami sekaligus suasana tenang, jauh dari keramaian. Aktivitas trekking ringan, nature walk, hingga berburu foto di spot estetik menjadi agenda wajib selama liburan.
Tren ini juga mendorong wisatawan untuk menjelajah Bali bagian utara, timur, dan barat yang sebelumnya belum terlalu ramai, sekaligus mendukung pemerataan pariwisata di Pulau Dewata.
Perpaduan inovasi wisata, kekayaan budaya, dan keindahan alam membuat Bali terus relevan sebagai destinasi kelas dunia. Tahun 2025–2026 menjadi momentum bagi Bali untuk menawarkan pengalaman liburan yang lebih variatif dan berkualitas, tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berkesan secara emosional.
Dengan beragam aktivitas baru yang terus berkembang, Bali tak sekadar menjadi tempat berlibur, melainkan ruang untuk menemukan pengalaman, ketenangan, dan cerita baru yang layak dikenang. (*)

