GIANYAR, BALINEWS.ID – Petugas kepolisian dari Polsek Ubud telah melakukan penanganan terhadap seorang warga negara asing asal Australia, Peter Arthur Barkell (66), yang diduga mengalami depresi. Kejadian ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Bisma, Ubud, dan sempat menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.
Perilaku Peter mulai terlihat tidak biasa sejak Jumat, 1 Agustus 2025. Sekitar pukul 10.00 WITA, ia diduga mengamuk dan melempar barang ke salah satu staf penginapan. Peter juga terekam kamera pengawas sedang merusak tanaman di area sekitar.
Pada Sabtu, 2 Agustus 2025, salah satu saksi, I Nyoman Wahyu Ina Ananda (31), mencoba berkomunikasi dengannya. Namun, Peter hanya terdiam sambil memegang pisau dan melukai lengannya sendiri. Khawatir akan keselamatannya, saksi kemudian melaporkan kejadian ini kepada Pecalang Desa Adat Ubud dan Polsek Ubud.
Sekitar pukul 17.00 WITA, tim kepolisian yang dipimpin oleh Iptu I Kadek Patra, S.H., tiba di lokasi. Mereka menemukan Peter sedang tidur. Setelah beberapa waktu, sekitar pukul 18.30 WITA, Peter berhasil ditenangkan dan bisa diajak berkomunikasi oleh pemilik vila.
Kapolsek Ubud, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa Peter telah dijemput oleh temannya. “Warga asing tersebut kini telah pindah tempat menginap bersama temannya,” ujar Kapolsek. Peter sendiri telah memesan penginapan dari 28 Juli 2025 hingga 15 Agustus 2025.