Biaya Produksi Animasi Merah Putih Rp6,7 M Dipertanyakan, Produser Tegaskan Tak Terima Dana Pemerintah

Animasi Meeah Pytuh (sumber foto: tangkapan layar)

HIBURAN, BALINEWS.ID – Produser film animasi Merah Putih: One for All, Toto Soegriwo, membantah rumor yang beredar mengenai dana produksi sebesar Rp6,7 miliar dari pemerintah. Dalam pernyataan tertulis yang dipublikasikan di X (Twitter) pada Senin (11/8/25) malam, ia menegaskan,

“Saya, Toto Soegriwo selaku produser, dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah keji.”

Toto menambahkan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah menerima dana dari pemerintah, apalagi terlibat korupsi atau memanfaatkan uang haram seperti yang dituduhkan. Ia juga mengungkapkan bahwa keluarganya sampai mengalami tekanan mental akibat hujatan yang menyebar luas.

BACA JUGA :  Menteri Bahlil: Standar Baru! BBM Bakal Wajib Dicampur Etanol 10%

Mengenai peran pemerintah, Toto menjelaskan bahwa Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, hanya memberikan masukan terkait aspek kreatif seperti cerita, karakter, visual, dan trailer, tanpa memberikan bantuan dana maupun fasilitas promosi.

“Beliau tidak memberikan bantuan finansial maupun fasilitas promosi terhadap film ini,” tegasnya.

Selain itu, Endiarto selaku sutradara dan produser eksekutif juga menanggapi kabar biaya produksi Rp6,7 miliar yang dikabarkan untuk pengerjaan film kurang dari sebulan. Ia menyatakan,

“Waduh, saya kalau dapat itu sudah glowing kayaknya.” (*)

BACA JUGA :  Hatten Wines Introduces Wine & Indonesian Food Pairing in Surabaya with “Temu Padu”

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

BADUNG, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Badung kembali membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dari Jawa...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Gubernur Bali Wayan Koster meminta Airbnb menindak tegas pelaku usaha villa dan jasa pariwisata di...
BADUNG, BALINEWS.ID – Seorang residivis kasus pencurian perhiasan kembali berurusan dengan hukum setelah diduga menggasak emas senilai Rp...
TABANAN, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan guna...