BADUNG, BALINEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Bali, salah satunya Denpasar, Rabu (21/1/26).
Kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia dan pola pertemuan angin di wilayah Bali.
Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III, Riski Dwi Saputro, menyampaikan bahwa kelembapan udara yang cukup basah dari lapisan rendah hingga lapisan tinggi turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang memicu hujan dan angin kencang.
Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin maksimum yang tercatat di wilayah Bali mencapai 38 knot atau sekitar 70 km/jam.
BMKG memprakirakan, potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai angin kencang berdurasi singkat masih berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Bali hingga 23 Januari 2026.
Riski menjelaskan bahwa BMKG Bali telah mengeluarkan dan mempublikasikan informasi peringatan dini cuaca sejak 18–19 Januari 2026 kepada masyarakat dan instansi terkait, serta terus memperbaruinya setiap hari.
BMKG pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar ruangan, serta selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca, iklim, dan kegempaan melalui kanal resmi BMKG. (*)

