BADUNG, BALINEWS.ID – Diduga akibat tekanan emosional dan masalah asmara, seorang pria muda nyaris mengakhiri hidupnya di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Senin (5/1/2026) malam. Aksi nekat tersebut berhasil digagalkan berkat respons cepat jajaran Polsek Petang bersama Bhabinkamtibmas setempat.
Peristiwa itu bermula dari informasi yang diterima personel Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait dugaan percobaan bunuh diri di lokasi jembatan yang dikenal sebagai titik rawan karena ketinggiannya. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Petang untuk segera ditindaklanjuti.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan tersebut.
“Begitu mendapat informasi, Polsek Petang segera mendatangi lokasi. Saat petugas tiba, yang bersangkutan sudah lebih dulu diamankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Belok/Sidan,” ujar Aiptu Ayu Inastuti, Selasa (6/1/2026).
Petugas UKL Polsek Petang yang dipimpin Pawas IPDA I Gusti Agung Ngurah Sidiadhi, bersama piket fungsi lainnya kemudian melakukan pengamanan lanjutan dan pengecekan identitas. Pria tersebut diketahui berinisial IKM (19), asal Kabupaten Karangasem, yang datang ke lokasi mengendarai sepeda motor jenis Vespa warna putih.
Berdasarkan hasil interogasi awal, lanjut Aiptu Ayu Inastuti, diketahui bahwa tekanan emosional yang dialami korban dipicu oleh konflik hubungan percintaan. Korban mengaku melihat tayangan video call (VC) dengan fitur berbagi layar yang menampilkan foto pacarnya bersama seorang laki-laki lain, sehingga memicu guncangan emosi dan rasa putus asa.
“Dari keterangan yang bersangkutan, ia melihat melalui VC yang menampilkan foto pacarnya dengan pria lain. Hal tersebut memicu emosi yang tidak terkendali hingga muncul niat untuk melakukan tindakan berbahaya,” jelasnya.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kemudian membawa yang bersangkutan ke Mako Polsek Petang guna dilakukan pembinaan, pendataan, serta koordinasi dengan pihak keluarga. Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, pihak keluarga datang menjemput yang bersangkutan pada dini hari.
“Yang bersangkutan kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat,” tambah Aiptu Ayu Inastuti.
Pihak kepolisian memastikan situasi di sekitar Jembatan Tukad Bangkung pascakejadian dalam keadaan aman dan terkendali. Polres Badung juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya apabila melihat tanda-tanda krisis emosional pada seseorang.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor ke kepolisian apabila melihat indikasi warga yang membutuhkan pertolongan, agar dapat segera ditangani dan dicegah sejak dini,” pungkasnya.

