KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui dukungan sarana pembelajaran berbasis teknologi. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan perangkat belajar kepada sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Banjarangkan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung, Ketut Sujana, serta anggota DPRD Klungkung dapil Banjarangkan, I Wayan Widiana, Kamis (5/3/2026).
Adapun bantuan yang diberikan berupa 18 unit laptop, satu unit konektor, satu unit proyektor, serta satu unit wireless router. Perangkat tersebut disalurkan kepada beberapa sekolah penerima, di antaranya SDN 3 Nyalian, SDN 1 Bakas, SMPN 2 Banjarangkan, dan SMPN 4 Banjarangkan.
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Selain mendukung kegiatan pembelajaran, perangkat tersebut juga diharapkan dapat menunjang pelaksanaan asesmen dan berbagai kegiatan pendidikan lainnya di sekolah.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini telah menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan sehingga fasilitas pendukung harus terus diperkuat agar kualitas pembelajaran semakin meningkat.
“Teknologi sudah menjadi kebutuhan dalam pendidikan. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik agar siswa tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi,” ujarnya.
Bupati Satria juga mengingatkan agar kemajuan teknologi dimanfaatkan secara bijak dan diarahkan pada hal-hal yang positif, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat sehingga dunia pendidikan harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal.
Lebih lanjut, Bupati Satria menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Klungkung.
Ia juga mendorong para siswa untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, bahkan setelah nantinya memasuki dunia kerja.
“Dengan teknologi, banyak hal yang sebelumnya sulit kini menjadi mungkin. Karena itu manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya untuk mendukung kemajuan pendidikan,” pungkasnya. (*)
