Slot Header 970×90

Fannita Posumah Rilis Ulang “Jadi Aku (Sekali Saja)”, Akui Sempat Kesulitan Kendalikan Emosi saat Rekaman

Oleh Rushell Ambarita · Redaksi

14 Oktober 2026 pukul 02.04 WITA · 3 menit baca

Fannita Posumah Rilis Ulang “Jadi Aku (Sekali Saja)”, Akui Sempat Kesulitan Kendalikan Emosi saat Rekaman

BALINEWS — Penyanyi Fannita kembali menghadirkan karya musik terbarunya melalui single “JADI AKU (SEKALI SAJA) (New Version)” yang dijadwalkan rilis pada 16 Oktober 2026. Lagu yang pertama kali dirilis sekitar lima tahun lalu tersebut dihadirkan kembali dengan aransemen yang lebih segar, mendalam, dan emosional.

Fannita mengatakan, perilisan versi terbaru ini menjadi langkah lanjutan setelah dirinya melakukan comeback melalui single “TEMUKAN”. Ia menilai saat ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkenalkan kembali lagu tersebut kepada pendengar dengan warna musik berbeda, tanpa menghilangkan esensi aslinya.

“ Aku merasa ini momen yang tepat untuk memperkenalkan kembali lagu ini dengan warna musik yang lebih fresh, lebih deep, dan emosional, tanpa menghilangkan esensi aslinya yang tetap mewakili perasaan banyak orang,” ujar Fannita.

Dari segi musikalitas, versi terbaru “JADI AKU (SEKALI SAJA)” mengalami perubahan aransemen serta penyempurnaan di sejumlah bagian lagu. Ide pengembangan tersebut datang dari Agung Exo selaku pencipta lagu, sehingga karya ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman emosional yang berbeda bagi pendengar.

Menurut Fannita, versi lama dan versi terbaru sama-sama memiliki keunikan tersendiri. Perbedaannya terletak pada nuansa yang ditawarkan, dengan versi terbaru yang terasa lebih mendalam dan menyentuh.

Mengangkat Perasaan yang Sulit Diungkapkan

Lebih dari sekadar pembaruan aransemen, lagu ini membawa pesan tentang keinginan seseorang untuk dipahami, terutama ketika berhadapan dengan persoalan perasaan. Melalui liriknya, Fannita ingin mengajak pendengar melihat suatu keadaan dari sudut pandang orang lain.

“Makna terdalam dari lagu ‘JADI AKU (SEKALI SAJA)’ adalah tentang keinginan seseorang untuk bisa dipahami, terutama dalam hal perasaan. Terkadang, kita ingin orang lain mencoba berada di posisi kita, supaya mereka mengerti apa yang kita rasakan dan lalui,” tuturnya.

Fannita mengaku pengalaman menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan turut membantunya menghayati lagu tersebut. Baginya, ada kalanya seseorang ingin mengatakan, “Coba deh kamu jadi aku sekali saja, biar kamu tahu gimana rasanya.”

Pengalaman itulah yang membuat lagu ini terasa dekat dengan dirinya. Ia juga meyakini banyak orang pernah berada dalam situasi serupa, ketika perasaan dan perjuangan mereka tidak sepenuhnya dimengerti oleh orang lain.

Gambar berita

Gambar: [Fannita Posumah]

Sempat Kesulitan Mengendalikan Emosi

Di balik proses pengerjaan versi terbaru ini, Fannita mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya justru muncul saat menjalani proses rekaman. Penghayatan terhadap pesan lagu yang begitu kuat terkadang membuat emosinya terbawa hingga memengaruhi suara.

“Jujur, tantangan terbesar buat aku adalah mengendalikan emosi saat proses rekaman. Karena lagu ini cukup emosional buat aku, kadang saat sudah terlalu menghayati, suara aku ikut bergetar dan perasaan jadi campur aduk,” ungkapnya.

Ia harus menjaga suasana hati agar emosi yang disampaikan tetap terasa natural dan dapat diterima pendengar. Baginya, menyanyikan lagu ini bukan hanya soal teknik vokal, tetapi juga bagaimana menyampaikan perasaan secara jujur tanpa kehilangan kendali.

Fannita berharap “JADI AKU (SEKALI SAJA) (New Version)” dapat menjadi ruang bagi pendengar untuk meluapkan emosi yang selama ini terpendam. Ia ingin lagu tersebut membantu mereka merasa lebih lega, lebih baik, dan perlahan berdamai dengan perasaan masing-masing.

Tak berhenti pada perilisan single ini, Fannita juga memastikan telah menyiapkan proyek musik berikutnya dengan nuansa yang lebih mendalam dan emosional. Ia menjanjikan sejumlah kejutan bagi para pendengar dan meminta penggemar untuk terus mengikuti perkembangan karya-karyanya melalui Spotify serta berbagai platform musik digital.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.