Front Liner Hotel Dilibatkan Awasi WNA, Polda Bali Sosialisasikan Cakrawasi

Share:

DENPASAR, BALINEWS.ID – Polda Bali menggandeng pelaku industri perhotelan untuk memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata. Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi pemanfaatan Website Cakrawasi (Cakra Pengawasan Orang Asing) kepada anggota Indonesia Hotel Front Liners Association (HFLA) Chapter Bali.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Quest Hotel San Denpasar, Rabu (11/3/2026), diikuti sekitar 85 anggota HFLA yang berasal dari berbagai sektor perhotelan dan pariwisata di Bali. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kasubdit IV Ditintelkam Polda Bali Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti, Ps. Panit 3 Subdit IV Ditintelkam Polda Bali IPDA Ketut Yudi Mahendra, tim IT PT Paiza Indonesia Maju, serta pengurus HFLA Bali.

BACA JUGA :  Miris! 3 Remaja Bersekongkol Curi Motor Lintas Kabupaten, Totalnya 15 Kali

Plt. Kasubdit IV Ditintelkam Polda Bali Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, Bali sebagai destinasi wisata dunia setiap tahun menerima jutaan kunjungan wisatawan mancanegara. Tingginya mobilitas WNA tidak hanya membawa dampak positif bagi ekonomi dan pariwisata, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan.

Karena itu, menurutnya, pengawasan terhadap keberadaan orang asing tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dukungan dari pelaku pariwisata, khususnya pihak hotel yang berada di garda terdepan melayani wisatawan, sangat diperlukan.

“Front liner hotel merupakan pihak yang pertama kali berinteraksi dengan wisatawan. Peran mereka sangat penting dalam membantu pengawasan keberadaan warga negara asing di Bali,” ujarnya.

BACA JUGA :  Cabuli Gadis 15 Tahun yang Dikenal Dari Instagram, Pria di Denpasar Dituntut 7,5 Tahun

Melalui sosialisasi tersebut, Ditintelkam Polda Bali memperkenalkan Website Cakrawasi sebagai sistem pelaporan berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendataan serta pengawasan aktivitas warga negara asing di wilayah Bali.

Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapatkan pemaparan teknis mengenai penggunaan sistem Cakrawasi oleh IPDA Ketut Yudi Mahendra bersama tim IT PT Paiza Indonesia Maju. Sistem tersebut diharapkan dapat memudahkan pelaku pariwisata dalam melakukan pelaporan dan koordinasi apabila menemukan aktivitas WNA yang perlu mendapat perhatian.

Sementara itu, Ketua HFLA Chapter Bali mengapresiasi inisiatif Polda Bali yang melibatkan para pelaku pariwisata dalam upaya pengawasan tersebut. Menurutnya, program Cakrawasi merupakan langkah positif untuk memperkuat sistem keamanan sekaligus memberikan perlindungan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.

BACA JUGA :  Nenek yang Jadi Terdakwa Pemalsuan Silsilah Kerap Bertanya “Kapan Saya Dipenjara?”

Ia juga berharap kerja sama antara Ditintelkam Polda Bali dan HFLA Bali dapat terus terjalin guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Melalui kolaborasi tersebut diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara aparat keamanan dan pelaku pariwisata dalam menjaga stabilitas keamanan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib dan lancar hingga selesai pada pukul 14.50 Wita. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments
Selamat Tahun Baru Imlek 2026 BaliNews.id

Breaking News

Baca Lainnya