BALINEWS, JAKARTA – Perjuangan Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand dalam laga final benar-benar menguras emosi Ganindra Bimo.
Aktor sekaligus presenter yang dikenal sebagai pencinta sepak bola tersebut mengaku dibuat tegang hingga pertandingan berlangsung selama 120 menit dan harus dituntaskan melalui drama adu penalti.
Bimo bahkan menggambarkan pertandingan tersebut sebagai “absolute cinema”, karena menurutnya apa yang terjadi di lapangan benar-benar di luar dugaan.
“Ini melihat pertandingan di dalam absolute cinema sih. Gua enggak nyangka bakal jadi sebaik ini, gua respect banget sama perjuangan semua pemain kita,” ujar Bimo.
Thailand Diakui Tampil Solid
Meski akhirnya Indonesia keluar sebagai pemenang, Bimo tak menutup mata terhadap kualitas lawan.
Ia mengakui Thailand mampu memberikan perlawanan sengit dan tampil solid sepanjang pertandingan.
“Tapi harus diakui, timnas Thailand bagus banget,” katanya.
Menurut Bimo, ketatnya pertandingan justru membuat kemenangan Indonesia terasa semakin istimewa.
Emil Audero Bikin Bimo Terpukau
Di tengah ketegangan pertandingan, sosok Emil Audero menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus dari Bimo.
Ia memuji penampilan Emil, terutama ketika pertandingan memasuki babak adu penalti.
“Gimana permainan timnas? Bagus, bagus banget! Sampai Emil Audero setiap menepis tendangan penalti selalu memberikan reaksi sesudahnya,” tutur Bimo.
Bagi Bimo, aksi Emil di bawah mistar bukan sekadar soal menggagalkan tendangan lawan. Mentalitas yang ditunjukkan sang penjaga gawang juga dinilai mampu memberikan energi positif bagi para pemain Indonesia lainnya.
120 Menit yang Bikin “Senam Jantung”
Ketegangan Bimo mencapai puncaknya pada menit-menit akhir pertandingan.
Setelah pertandingan berjalan selama 120 menit, ia mengaku sudah benar-benar kehilangan ketenangan saat menunggu hasil akhir.
“Tapi memang tadi gua pas melihat beberapa menit terakhir, 120 menit plus, jantung gua udah jatuh banget, enggak tahu gimana rasanya,” ungkapnya.
Drama tersebut akhirnya berakhir manis setelah Indonesia mampu melewati adu penalti dan memastikan kemenangan.
“Kita Pecahkan Hari Ini!”
Kemenangan atas Thailand juga dianggap Bimo sebagai momentum penting bagi sepak bola Indonesia.
Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai kesempatan untuk mematahkan “kutukan” yang selama ini melekat ketika Timnas Indonesia menghadapi laga-laga penting.
“Memecahkan kutukan? Kalau memang kutukan harus dipecahkan, ya kita pecahkan hari ini! Dan let's go buat ke depannya,” tegas Bimo.
Ia pun optimistis keberhasilan tersebut tidak berhenti pada satu gelar saja.
“Gelar major pertama, ini first dan kita akan juara terus... champione!” serunya.
Rayakan Kemenangan, Hargai Proses
Di akhir pernyataannya, Bimo mengajak seluruh suporter Indonesia menikmati kemenangan tersebut.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang melibatkan pemain, pelatih, dan seluruh pendukung Timnas Indonesia.
“Selamat buat semua suporter Indonesia, ini kemenangan kita bersama yang harus kita rayakan. Walau tidak sempurna, semua proses harus kita hargai,” kata Bimo.
“Gua cinta sama semua perjalanan ini, bangga sama piala first major-nya, dan respect berat sama pelatih Indonesia,” pungkasnya.

