Slot Header 970×90

Geram Dihujat hingga Diludahi Netizen, Dicky Difie Beri Ultimatum 3 Hari Sebelum Tempuh Jalur Hukum

Oleh Giostanovlatto Sinantong · Redaksi

25 September 2026 pukul 14.23 WITA · 2 menit baca

Foto Dicky Difie
Foto Dicky Difie — Istimewa

BALINEWS - Komika sekaligus presenter Dicky Difie geram mendapat hujatan dari netizen usai menjadi salah satu groomsman di pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby. Kekesalan itu bukan sekadar kesal biasa, Dicky bahkan mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Luapan kekesalan ini disampaikan Dicky lewat akun Instagram pribadinya, Kamis (24/9/2026). Dalam video tersebut, ia mengatakan serangan verbal yang diterimanya lewat kolom komentar maupun pesan langsung (DM) sudah melampaui batas kewajaran.

Bukan sekadar makian kasar yang merendahkan fisik, ada pula pesan yang secara gamblang mengejek dengan gestur meludah.

"Teman-teman, baik yang komen ke aku, baik yang DM, DM-nya sekadar ngeludah cuih gitu, atau sekedar ngatain monyet. Aku pribadi awal-awal kalau cuma satu dua enggak apa-apa, tapi lama-lama makin banyak," kata Dicky.

Sudah Mulai Lacak Identitas Pelaku

Pria bernama asli Dicky Fachrizal ini mengaku lelah sekaligus geram menerima ujaran kebencian secara terus-menerus. Ia menegaskan akan membawa kasus ini ke jalur hukum demi memberi efek jera kepada para pengirim pesan.

"Aku yakin dan aku jamin, aku jamin teman-teman yang DM seperti itu, kita pasti benturan di pengadilan. Pasti, yakin, yakin. Aku yakinkan 100 persen," tegasnya.

Yang menarik, Dicky mengaku sudah mulai melakukan penelusuran digital untuk mengidentifikasi identitas asli maupun keluarga para pelaku. Dari hasil penelusuran sementara, ia membeberkan temuan yang cukup mengejutkan: mayoritas akun yang melontarkan hinaan justru berdomisili di luar Jakarta.

"Kasih waktu aku 3 hari buat ngetracing keluarga kamu di mana ya. Aku sudah dapat kalian teman-teman dari daerah ya, rata-rata itu semua dari daerah. Jarang yang dari Jakarta, jarang," ungkapnya.

Temuan ini menjadi insight menarik tersendiri: pola perundungan digital terhadap figur publik ternyata tidak selalu berpusat di ibu kota, melainkan justru lebih banyak datang dari berbagai daerah — sesuatu yang jarang terungkap dalam kasus-kasus serupa sebelumnya.

Penampilan Santun, Tapi Kata-katanya Tidak

Dalam video yang sama, Dicky juga menyoroti kontras yang ia rasakan janggal: sejumlah pelaku justru berpenampilan santun dan agamis di profil media sosialnya, namun melontarkan kata-kata kasar tanpa ragu.

"Setelah yang ngatain aku monyet, 'monyet lu', atau sekadar pakai hijab tapi ngeludahin, cuih gitu. Pasti aku tracing dan aku yakinkan kita benturan di pengadilan. Yakin," pungkasnya.

Hingga kini, video pernyataan Dicky Difie ini terus menuai sorotan luas, dengan banyak warganet yang justru mendukung langkahnya. Mereka sepakat bahwa perundungan dan pelecehan verbal di media sosial memang pantas diproses secara hukum, bukan sekadar dibiarkan berlalu begitu saja.

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto Sinantong

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.