Slot Header 970×90

Bali

Gianyar Perkuat Budaya Sekolah Aman, Bentuk Pokja di Tingkat Daerah

Oleh Kaka · null

28 April 2026 pukul 19.43 WITA · 1 menit baca

GIANYAR, BALINEWS.ID – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Bersama Balai Penjaminan Mu…
GIANYAR, BALINEWS.ID – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Bersama Balai Penjaminan Mu… — BaliNews.id

GIANYAR, BALINEWS.ID – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, Pemkab Gianyar menggelar pendampingan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Royal Casa Ganesha ini merupakan tindak lanjut kebijakan nasional dalam mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan inklusif di satuan pendidikan.

Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, menegaskan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif menjadi fondasi penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

“Budaya sekolah aman dan nyaman mencakup nilai, sikap, serta perilaku yang menjamin perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, dan keamanan sosial warga sekolah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman terkait peran Pokja BSAN, sekaligus sosialisasi kebijakan terbaru di bidang pendidikan. Selain itu, disusun pula rancangan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar pembentukan Pokja di tingkat daerah dan satuan pendidikan.

Sementara itu, narasumber dari BPMP Bali, Ni Wayan Surasmini, memaparkan implementasi regulasi terbaru terkait budaya sekolah aman dan nyaman sebagai landasan penguatan program tersebut.

Dengan terbentuknya Pokja BSAN, Pemkab Gianyar berharap tercipta lingkungan belajar yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik yang berdaya saing dan berkepribadian, seiring dengan peningkatan mutu pendidikan di daerah.(*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Kaka

Kaka

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.