DENPASAR, BALINEWS.ID – Media siber Balinews.id resmi memperkuat jajaran redaksinya dengan bergabungnya tokoh publik sekaligus pengamat kebijakan, I Gusti Putu Artha, per 25 Februari 2025. Kehadiran figur yang dikenal vokal dan kritis ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas editorial serta memperdalam analisis pemberitaan di tengah dinamika sosial-politik Bali yang kian kompleks.
Masuknya Gusti Putu Artha tidak sekadar menambah struktur organisasi redaksi, melainkan menjadi simbol komitmen Balinews.id dalam menghadirkan jurnalisme yang tajam, berbasis pengalaman nyata, serta berpijak pada pemahaman mendalam tentang demokrasi, hukum, dan tata kelola publik. Selama ini, ia dikenal memiliki ketegasan dalam menyampaikan pandangan terhadap isu-isu strategis, mulai dari kebijakan pemerintah daerah hingga dinamika politik kontemporer di Bali.
Secara rekam jejak, Gusti Putu Artha merupakan figur nasional yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali periode 2003–2007. Kariernya kemudian berlanjut di tingkat pusat sebagai Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia periode 2007–2012. Pengalaman tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh yang berkontribusi dalam penguatan sistem demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.
Lahir pada 4 April 1966, Gusti Putu Artha juga memiliki pengalaman lintas sektor, termasuk sebagai profesional dan direktur di dunia usaha. Kombinasi pengalaman di sektor publik dan swasta tersebut memperkaya perspektifnya dalam membaca persoalan kebijakan dan tata kelola pemerintahan.
Dalam beberapa tahun terakhir, namanya semakin dikenal luas sebagai pengamat kebijakan publik yang aktif menyampaikan analisis terhadap isu-isu aktual di Bali. Ia konsisten memberikan pandangan kritis terhadap polemik sosial, kebijakan pemerintah, hingga dinamika hukum yang berdampak langsung pada masyarakat. Sikap independennya membuat ia kerap menjadi rujukan dalam diskursus publik maupun pemberitaan media.
Aktivitasnya di media sosial pun turut menjadi perhatian publik. Gusti Putu Artha secara terbuka mengangkat berbagai temuan dan pandangan, termasuk dugaan penyalahgunaan distribusi elpiji bersubsidi di Bali. Peran kontrol sosial melalui ruang digital tersebut memperkuat posisinya sebagai opinion leader yang aktif mengawal kepentingan publik.
Belakangan, sejumlah pernyataannya terkait isu kebijakan publik dan polemik sosial sempat viral di media sosial. Ia menegaskan pentingnya akurasi, klarifikasi, serta prinsip keberimbangan sebelum suatu informasi dipublikasikan. Konsistensi tersebut dinilai sejalan dengan semangat jurnalisme profesional dan bertanggung jawab.
Dengan bergabungnya Gusti Putu Artha, Balinews.id menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga analitis, kritis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Kehadirannya diharapkan menjadi energi baru dalam mendorong transformasi Balinews.id sebagai media yang kredibel, berintegritas, dan relevan di era disrupsi informasi. (*)


