Slot Header 970×90

Bali

Hari Kedua Operasi SAR, Tim Gabungan Perluas Pencarian Lewat Laut dan Udara Nusa Penida

Oleh Agung · null

14 September 2026 pukul 12.10 WITA · 2 menit baca

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID - Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari ke dua terhadap satu orang yang dilaporkan hilang setelah speed boatnya mengalami mati me…
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID - Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari ke dua terhadap satu orang yang dilaporkan hilang setelah speed boatnya mengalami mati me… — BaliNews.id

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID - Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari ke dua terhadap satu orang yang dilaporkan hilang setelah speed boatnya mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, kemarin,(Minggu (13/9/2026).

Laporan kejadian diterima kemarin malam oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 20.20 Wita.

Menurut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, identitas korban bernama I Nyoman Budiana (49).Selanjutnya, Dari informasi pelapor diungkapkan bahwa perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 19.00 Wita.

Selanjutnya, Ia menyampaikan, Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel bersama 1 personel Polairud Polda Bali langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 02 Denpasar.

"Namun ketika tiba di posisi terakhir, speed boat itu sudah menghilang," ucapnya.

Dirinya menyampaikan, Pada pelaksanaan Operasi SAR hari kedua, Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna 229.

Kapal tersebut lepas sandar dari Pelabuhan Benoa pada pukul 08.30 Wita dengan jumlah personel yang terlibat sebanyak 20 orang.

"Pergerakan KN SAR Arjuna 229 berlangsung kurang lebih empat jam lamanya. Namun, hingga pelaksanaan pencarian hari kedua berakhir, keberadaan korban masih belum ditemukan,' katanya.

Hal serupa menurut Dirinya juga didapat dari pergerakan Helikopter Type Bell 412 milik SGi Air Bali yang didukung oleh Finns Search and Rescue.

Heli take off dari base nya di Benoa pada pukul 13.30 Wita dengan 7 orang on board, 3 diantaranya adalah personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, termasuk Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR8.

"Selama 1 jam pencarian belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban," cetusnya.

Dirinya menyebutkan, Kondisi cuaca dan laut di sekitar lokasi pencarian menjadi salah satu tantangan bagi tim SAR. Ketinggian alun di area pencarian cukup ekstrem, mencapai sekitar 4 meter.

Sembari Ia menambahkan, Operasi SAR akan terus dikoordinasikan dan dievaluasi berdasarkan perkembangan di lapangan. Rencanya upaya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi.(*)

Agung

Agung

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.