Slot Header 970×90

Internasional

Jadi Saudara, Pemkot Denpasar dan Kota Piraeus Yunani Jalin Kerja Sama Sister City

Oleh Indra Putra

15 Juli 2026 pukul 10.09 WITA · 2 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Kota Denpasar resmi memperluas jejaring kemitraan internasionalnya ke Benua Eropa. Langkah strategis ini ditandai dengan pen…
DENPASAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Kota Denpasar resmi memperluas jejaring kemitraan internasionalnya ke Benua Eropa. Langkah strategis ini ditandai dengan pen… — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Kota Denpasar resmi memperluas jejaring kemitraan internasionalnya ke Benua Eropa. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Sister City atau kota kembar antara Pemkot Denpasar dengan Pemerintah Kota Piraeus, Yunani, pada Senin (13/7/2026).

Prosesi penandatanganan yang menjadi tonggak baru hubungan bilateral antarkedua kota pelabuhan dan budaya ini berlangsung secara hybrid di Kantor Walikota Denpasar.

Perkuat Komitmen dan Hubungan Internasional

Penandatanganan piagam kerja sama ini dilakukan langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama pihak Pemerintah Kota Piraeus.

Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat penting, di antaranya:

Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede

Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Fajri

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya

Jajaran pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Denpasar

Dalam keterangannya, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terjalinnya kemitraan ini. Menurutnya, kesepakatan Sister City bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan wujud nyata komitmen kedua kota untuk membangun hubungan yang lebih erat, saling mendukung, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program-program kolaboratif.

"Kami turut berterima kasih atas kerja sama yang kami sepakati dengan Pemerintah Kota Piraeus, Yunani. Melalui MoU ini, kami berharap ke depannya ada peningkatan kerja sama baik di bidang sosial, pembangunan, pemerintahan, pemajuan pariwisata, maupun kebudayaan yang nantinya berguna bagi masyarakat," ujar Jaya Negara.

Ia menambahkan, meski penandatanganan dilakukan dalam format hybrid, hal tersebut tidak mengurangi esensi hubungan baik yang ingin dibangun. Kemitraan ini diproyeksikan menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi yang efektif demi kemajuan pembangunan daerah masing-masing.

Kemendagri Berharap Adanya Dampak Nyata bagi Pembangunan Daerah

Dukungan penuh terhadap kerja sama ini juga datang dari pemerintah pusat. Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri, Ahmad Fajri, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antarkota lintas negara ini dapat diimplementasikan dengan baik sesuai dengan proposal yang telah diusulkan.

"Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman bersama, memperluas kolaborasi, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang saling menguntungkan bagi kedua kota," tegas Ahmad Fajri.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Denpasar dan Piraeus kini bersiap merancang agenda-agenda strategis bersama. Sektor pariwisata dan pemajuan kebudayaan diprediksi akan menjadi salah satu pilar utama, mengingat kedua kota sama-sama memiliki kekayaan sejarah dan potensi wisata bahari yang kuat di kancah global.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.