TABANAN, BALINEWS.ID – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga didampingi Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan meninjau ruas jalan yang rusak dan jebol di Jalan Provinsi Gatot Subroto-Pahlawan pada Kamis (22/1/26).
Hasilnya, penanganan sementara dinilai perlu disegerakan untuk menjamin keselamatan masyarakat maupun pengguna jalan. Pemasangan rambu-rambu peringatan disekitar lokasi juga telah dipasang.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kabupaten Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra menjelaskan, penanganan awal difokuskan pada upaya mitigasi resiko kecelakaan.
“Untuk sementara kami lakukan pemasangan rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya, Selasa (27/1/26).
Namun ia menambahkan, meskipun ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi agar penanganan dapat segera dilakukan.
“Setelah kami berkoordinasi dengan PU Provinsi Bali, disampaikan bahwa ruas Jalan Gatot Subroto – Pahlawan direncanakan mendapatkan penanganan lanjutan pada Februari 2026,” ungkap Made Dedy.
Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan juga telah menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Bina Marga untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah, adapun total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp26,35 miliar.
Beberapa paket strategis tersebut antara lain rekonstruksi Jalan dan pembangunan drainase ruas Simpang Beraban – Munggu – Pantai Nyanyi dengan pagu Rp10 miliar sepanjang 1,70 kilometer, serta rekonstruksi Jalan Tangguntiti (SP) – Pantai Beraban senilai Rp6 miliar dengan panjang 4,30 kilometer.
Selain itu, terdapat pula paket rekonstruksi Jalan SP BS Gadungan – Gunung Salak dengan anggaran Rp5,3 miliar, rekonstruksi Jalan Bolangan – Dadia senilai Rp2,7 miliar, hingga rekonstruksi jalan menuju RPH Gubug dan pemeliharaan berkala Jalan di Banjar Dukuh, Desa Tiying Gading yang didanai melalui APBD Kabupaten Tabanan.
Pemkab Tabanan berharap melalui program Bina Marga TA 2026, kualitas dan konektivitas jalan dapat terus ditingkatkan, sekaligus mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

