Slot Header 970×90

Juicy Luicy Buka Panggung Sepi di Pestapora, Baru Ramai Menjelang Lagu Terakhir

Oleh Giostanovlatto Sinantong · Redaksi

26 September 2026 pukul 18.23 WITA · 2 menit baca

 Uan Juicy Luicy Saat Bernyanyi di Panggung Pestapora
Uan Juicy Luicy Saat Bernyanyi di Panggung Pestapora — ist

BALINEWS - Gelaran Pestapora resmi dibuka lewat penampilan Wijaya 80, Vierratale, hingga Juicy Luicy di hari pertama. Tapi ada satu hal yang cukup mencolok dari ketiga penampil ini: panggung Juicy Luicy justru terlihat lengang dibanding yang lain.

Berdasarkan pantauan di Gambir Expo, Jumat (25/9), Juicy Luicy naik panggung pukul 15.20 WIB, molor lima menit dari jadwal. Uan membuka penampilan dengan "Lantas", "Malapetaka", "Bukan Orangnya", dan "Gurun Hujan" — tapi area depan panggung belum terisi penuh.

Kaget Ada Penggemar dari Malaysia di Tengah Panggung yang Sepi

Meski penonton belum banyak, Uan tetap menyapa hangat mereka yang sudah hadir sejak awal. Salah satu momen yang mencuri perhatian: ia terkejut mendapati ada penggemar yang datang jauh-jauh dari Malaysia.

"Halo. Halo semuanya, apa kabar? Baik, ya. Dari Depok, ada nggak dari Depok? Oh halo, jumpa lagi, halo. Dari mana ini? Malaysia? Edan! Gokil, gokil, gokil. Nuhun, nuhun, nuhun, nuhun," ujar Uan.

Ada insight menarik di sini: meski jumlah penonton di awal penampilan tidak terlalu padat, band asal Bandung ini ternyata tetap punya basis penggemar yang loyal, bahkan rela menyeberang negara demi menonton langsung.

Sapaan Khas "Korban Sakit Hati" di Tengah Isu Cancel Culture

Uan juga tak lupa menggoda penonton yang tetap setia hadir di tengah gelombang cancel culture yang sempat menerpa. Sapaan bernada jenaka ini memang sudah jadi ciri khas Juicy Luicy setiap tampil di panggung.

"Korban sakit hati mana suaranya korban sakit hati? Sakit hati kenapa kamu? Kenapa sakit hatinya, kenapa? Diselingkuhi? Entar, udah udah putus? Udah putus? Apa balikan lagi? Selingkuh berapa kali? Sekali? Udah diputusin? Bagus," tutur Uan.

"Buat yang belum kenal, kita Juicy Luicy, kita dari Bandung. Lagu-lagunya sakit hati semua, ya. Jadi jangan harap ada lagu bahagia," imbuhnya.

Penampilan berlanjut dengan "Tanpa Tergesa", lagu baru "Baik Hati", disusul "Tak Di Tanganku", "Terlalu Tinggi", dan "Siapa Dia".

Penonton Mulai Berdatangan Jelang Lagu Penutup

Yang menarik, kondisi panggung justru berubah drastis mendekati akhir penampilan. Area Pestapora Stage yang semula lengang mulai dipadati pengunjung, diduga kuat karena perpindahan penonton dari Boss Stage usai menyaksikan penampilan Vierratale.

Juicy Luicy akhirnya menutup penampilan dengan "Lampu Kuning" dan "Sialan" — dua lagu yang justru disambut kerumunan lebih ramai dibanding saat mereka baru naik panggung.

Pola pergerakan penonton semacam ini sebenarnya cukup umum terjadi di festival musik multi-panggung seperti Pestapora, di mana penonton kerap berpindah dari satu panggung ke panggung lain tergantung jadwal penampil favorit mereka. Pestapora sendiri masih akan berlangsung hingga 27 September 2026 di Gambir Expo, Jakarta, dengan sejumlah musisi lain dijadwalkan tampil di hari-hari berikutnya.

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto adalah pendiri Hey Bali yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.