Slot Header 970×90

Lifestyle

Kangen Band yang Pernah Jadi Soundtrack Anak Kos Bali Kini Resmi Bubar

Oleh Giostanovlatto Sinantong · Redaksi

12 September 2026 pukul 18.59 WITA · 2 menit baca

BALINEWS.ID - Buat kita yang besar di era 2000-an akhir, mustahil rasanya tidak pernah dengar lagu "Yolanda" atau "Pujaan Hati" diputar di radio, di angkot, at…
BALINEWS.ID - Buat kita yang besar di era 2000-an akhir, mustahil rasanya tidak pernah dengar lagu "Yolanda" atau "Pujaan Hati" diputar di radio, di angkot, at… — BaliNews.id

BALINEWS.ID - Buat kita yang besar di era 2000-an akhir, mustahil rasanya tidak pernah dengar lagu "Yolanda" atau "Pujaan Hati" diputar di radio, di angkot, atau di kos-kosan teman. Kangen Band waktu itu di mana-mana, termasuk di Bali. Minggu ini, band yang jadi soundtrack banyak kenangan itu resmi bubar, dan alasannya bukan hal biasa.

Dodhy, pendiri sekaligus owner Kangen Band, mengumumkan lewat Instagram pribadinya bahwa band asal Lampung ini resmi bubar. Fotonya sederhana, lima personel dengan tulisan besar "BUBAR", tapi captionnya yang bikin publik langsung penasaran.

Ada Luka yang Baru Sekarang Dibuka

Dodhy menyebut ada "kezaliman" yang selama ini ia pendam sendirian. "Saya dengan sadar menyatakan kangen band bubar di karnakan ada kezoliman di dalam nya, saya selaku owner dan founder kangen band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama," tulisnya.

Ia tidak merinci siapa yang dimaksud atau apa yang sebenarnya terjadi. Tapi kalimat itu saja cukup untuk membuat kita, siapa pun yang pernah punya luka yang dipendam lama dari orang terdekat, langsung paham beratnya keputusan semacam ini. Bukan hal yang diambil dalam semalam.

Bukan Cuma Bubar, Tapi Juga Soal Siapa yang Berhak

Yang membuat kabar ini terasa lebih serius, Dodhy sekaligus melarang keras mantan personel dan event organizer membawakan lagu-lagu ciptaannya di panggung mana pun. Ini menandakan hubungan yang retak bukan cuma soal perasaan, tapi juga soal siapa yang berhak atas karya yang selama ini membesarkan nama mereka bersama.

Menariknya, unggahan ini justru mendapat like dari salah satu mantan personel, Yonanda Frisna Damara, tanpa komentar tambahan. Diam yang justru bikin publik makin yakin, ada cerita yang belum sepenuhnya terungkap.

Kita mungkin tidak kenal langsung siapa pun di Kangen Band. Tapi buat kita yang pernah merasa dekat dengan lagu-lagu mereka, entah karena jadi lagu galau masa SMA atau nostalgia sederhana, kabar ini terasa seperti menutup satu bab yang tidak pernah kita sangka akan berakhir seperti ini.

Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto adalah pendiri Hey Bali yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.