Slot Header 970×90

Kapolda Bali Pasma Royce Sambangi Masjid Ibnu Batutah, Ajak Warga Perkuat Kamtibmas dan Perangi Narkoba

Oleh Fery Fadli · null

17 Oktober 2026 pukul 09.41 WITA · 2 menit baca

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H.
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H.

NUSA DUA, BALINEWS – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru Kepolisian Daerah Bali melalui program Subuh Keliling Bersama Masyarakat (Suling) di Masjid Agung Ibnu Batutah, kawasan Puja Mandala, Nusa Dua, Bali, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, tokoh agama, pengurus masjid, serta ratusan jemaah. Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Ibnu Batutah dan imam masjid setempat.

Usai melaksanakan salat Subuh berjemaah, Pasma Royce menyapa jemaah dan pengurus masjid sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolda Bali. Melalui program Suling, ia berupaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

“Kehadiran kami di tengah-tengah jemaah sekalian bukan sekadar menjalankan tugas kepolisian, melainkan bentuk ikhtiar kami untuk bersilaturahmi, mendengar langsung masukan masyarakat, dan merawat kebersamaan di Pulau Dewata yang kita cintai ini,” ujar Pasma Royce.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya kepolisian. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif dapat terwujud melalui gotong royong, kebersamaan, serta persatuan seluruh elemen masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap Polri. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kata dia, perlu terus diperkuat untuk menjaga Bali tetap aman, damai, dan kondusif.

Selain membahas kamtibmas, Pasma Royce menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda. Ia mengajak masyarakat meningkatkan upaya pencegahan sejak dini dengan melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Pencegahan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Perlu adanya kolaborasi erat antara keluarga, lingkungan masyarakat, dan Polri untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman barang haram tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan keluarga, pengurus lingkungan, dan masyarakat luas menjadi bagian penting dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan Suling di Masjid Agung Ibnu Batutah ditutup dengan ramah tamah, doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian Bali, serta penyerahan tali kasih secara simbolis kepada pengurus masjid.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Bali berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka, kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin kuat, dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta mencegah penyalahgunaan narkoba dapat terus ditingkatkan.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.