BALINEWS, -Karina Icha mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat Ratu Film Horor Indonesia setelah membintangi empat judul film bergenre horor. Menanggapi peluang tersebut, Karina memilih untuk tetap fokus berkarya dan menyerahkan penilaian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, semua kan masyarakat yang menilai. Tugas saya adalah tetap berkarya, memberikan yang terbaik,” ujar Karina Icha.
Bagi Karina, predikat sebagai Ratu Film Horor bukanlah sesuatu yang bisa ditentukan sendiri oleh seorang aktris. Menurutnya, setiap pemain memiliki keunikan masing-masing yang menjadi kekuatan dalam membangun karier di industri perfilman.
“Setiap aktris memiliki keunikan masing-masing. Namun, saya tetap profesional dan menyukai tantangan,” tuturnya.
Sejauh ini, empat film horor yang dibintanginya memberikan pengalaman berbeda. Karina mengaku menikmati setiap proses produksi, termasuk kesempatan beradu akting dan bertemu dengan sejumlah aktor lainnya.
“Semua berkesan, masing-masing punya porsi yang berbeda. Saya sangat menikmati semua proses dan pertemuan dengan beberapa aktor lainnya,” ungkapnya.
Pengalaman selama menjalani syuting film horor juga menghadirkan cerita tersendiri bagi Karina. Ia mengaku beberapa kali mengalami kejadian yang dianggap mistis selama proses produksi.
“Sering sekali mengalami, namun itu justru membuat saya semangat karena ternyata memang kita harus berdamai dengan dunia lain,” kata Karina.

Gambar: [Istimewa]
Meski namanya semakin dikaitkan dengan genre horor, Karina rupanya tidak ingin membatasi perjalanan kariernya. Ia mengaku ingin mendapatkan tantangan baru melalui film bergenre action maupun komedi.
Keinginan tersebut menunjukkan bahwa Karina tidak hanya ingin dikenal lewat film horor, tetapi juga ingin mengembangkan kemampuan aktingnya di berbagai genre.
Dengan pengalaman membintangi empat film horor, Karina Icha kini memiliki kesempatan untuk terus memperkuat eksistensinya di industri perfilman. Sementara soal kelayakannya menyandang predikat Ratu Film Horor Indonesia, ia memilih membiarkan publik yang memberikan penilaian.

