Kasus Hibah di Desa Takmung: Setelah 30 Saksi, Kabag Kesra Badung Turut Dimintai Keterangan

Share:

SEMARAPURA, BALINEWS.ID — Penyelidikan dugaan penyimpangan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk pelaksanaan Upacara Dewa Yadnya di Pura Prajapati, Banjar Adat Takmung, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung.

Setelah memeriksa lebih dari 30 saksi, kini giliran Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Badung yang mendapat panggilan klarifikasi.

Kajari Klungkung, I Wayan Suardi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya agenda pemeriksaan tersebut. Ia menyebut Kabag Kesra Setda Badung dijadwalkan memberikan keterangan pada 25 November 2025.

BACA JUGA :  Menteri Imipas Ajak IWO Bersinergi Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

“Benar, yang bersangkutan kami undang untuk memberikan klarifikasi. Pemeriksaan ini masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya Senin (1/12/2025).

Suardi menambahkan, selain Kabag Kesra, sejumlah pihak lainnya juga akan ikut dipanggil. Hingga saat ini, lebih dari 30 orang telah dimintai keterangan, termasuk perangkat desa, panitia upacara, hingga pejabat Pemkab Badung.

“Masih ada beberapa pihak yang akan kami undang. Penyelidikan masih berjalan sampai nanti tim menyimpulkan hasilnya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana hibah yang diselidiki tersebut berasal dari APBD Perubahan Kabupaten Badung Tahun 2024, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 767/01/HK/2024 tertanggal 17 September 2024, dengan nilai Rp700 juta. Dana tersebut dialokasikan melalui subkegiatan Fasilitasi Pengelolaan Bina Mental Spiritual dan diperuntukkan bagi pelaksanaan Upakara Dewa Yadnya di Pura Prajapati.

BACA JUGA :  Hasil Autopsi Ungkap Eks Bupati Jembrana dan Istrinya Tewas Dibunuh, Pelaku Masih Misterius

Sebelumnya, sejumlah pejabat Pemkab Badung juga telah dimintai keterangan oleh Kejari Klungkung. Mereka meliputi Sekda Badung, Kepala Dinas Kebudayaan, serta Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung.

Penyelidikan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen (Sprint Opsin) Nomor SP.OPS-1126/N.1.12/Dek.1/09/2025 tertanggal 23 September 2025. Hingga kini, Kejari Klungkung masih menelusuri kelengkapan administrasi dan realisasi penggunaan dana hibah tersebut. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Kabupaten Klungkung dijadwalkan menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu langkah yang ditempuh yakni...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Klungkung kembali berhasil mengungkap tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya....
DENPASAR, BALINEWS.ID – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada terdakwa M. Koko (28) yang...