Slot Header 970×90

Bali

Komisi II DPRD Klungkung Tinjau Pemasangan Mesin Pirolisis di TOSS Center

Oleh Kaka · Redaksi

9 Mei 2026 pukul 07.20 WITA · 1 menit baca

SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi ke Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Jumat (8/5/2026), untuk meninjau langsung …
SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi ke Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Jumat (8/5/2026), untuk meninjau langsung … — BaliNews.id

SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi ke Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Jumat (8/5/2026), untuk meninjau langsung proses penempatan, pemasangan, dan perakitan mesin pengolah sampah dengan sistem pirolisis.

Mesin tersebut merupakan teknologi milik Andersons Group asal Selandia Baru yang bekerja sama dengan perusahaan lokal PT Bali Bersih Bersinar. Teknologi ini disebut-sebut menjadi mesin pengolah sampah menjadi bahan bakar pertama di Indonesia dengan kapasitas mencapai 8 ton per jam.

Perwakilan Andersons Group di lokasi menjelaskan, teknologi serupa sebelumnya telah dioperasikan di beberapa negara seperti Vietnam, Filipina, dan Hongkong. Dengan kapasitas tersebut, mesin diperkirakan mampu mengolah sekitar 80 ton sampah per hari apabila dioperasikan selama 10 jam.

“Ke depan rencananya mesin ini akan dimaksimalkan beroperasi selama 24 jam penuh, sehingga kapasitas pengolahan sampah bisa mencapai lebih dari 150 ton per hari,” ujarnya.

Mesin pirolisis yang diproduksi di China dengan teknologi Selandia Baru itu terdiri dari tiga paket utama, salah satunya generator listrik. Energi listrik yang dihasilkan nantinya tidak hanya digunakan untuk mendukung operasional pengolahan sampah di TOSS Center, namun juga berpotensi dialirkan untuk kebutuhan masyarakat.

Keberadaan teknologi tersebut diharapkan menjadi solusi konkret dalam penanganan persoalan sampah di Kabupaten Klungkung. Bahkan, Klungkung dinilai berpeluang menjadi daerah percontohan pengelolaan sampah modern di Bali maupun Indonesia.

Anggota Komisi II DPRD Klungkung memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menghadirkan investor pengolahan sampah berkapasitas besar tanpa membebani APBD daerah.

“Ini merupakan langkah serius dan patut diapresiasi dalam upaya menuntaskan persoalan sampah di Klungkung. Semoga teknologi ini benar-benar mampu bekerja optimal sesuai harapan,” ungkapnya. (*)

Kaka

Kaka

-

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.