Slot Header 970×90

Libatkan Dunia Usaha, Tabanan Perkuat Kolaborasi Pembangunan Lewat Forum TJSP

Oleh Kaka · Redaksi

2 November 2026 pukul 14.39 WITA · 3 menit baca

Libatkan Dunia Usaha, Tabanan Perkuat Kolaborasi Pembangunan Lewat Forum TJSP
Libatkan Dunia Usaha, Tabanan Perkuat Kolaborasi Pembangunan Lewat Forum TJSP — ist

TABANAN, BALINEWS – Pemerintah Kabupaten Tabanan membentuk kepengurusan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) periode 2026–2030 sebagai langkah memperkuat keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Pembentukan forum tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, di Ruang Rapat Rama Bappeda Kabupaten Tabanan, Rabu (28/10/2026) kemarin.

Pembentukan Forum TJSP ini merupakan tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan serta Peraturan Bupati Tabanan Nomor 35 Tahun 2018 sebagai aturan pelaksanaannya.

Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan, S.Sos., M.Si., CGCAE, mengatakan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya mengandalkan kemampuan anggaran pemerintah. Peran dunia usaha dinilai sangat penting untuk memperluas jangkauan program pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, perusahaan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur hingga pelestarian lingkungan.

Karena itu, keberadaan Forum TJSP diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan kalangan dunia usaha agar pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran.

"Program TJSP harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui forum ini, kami berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha, sehingga program yang dilaksanakan selaras dengan prioritas pembangunan daerah, tidak tumpang tindih, serta dapat dipertanggungjawabkan," ujar Urip Gunawan.

Ia juga menilai momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun Kabupaten Tabanan. Sinergi berbagai pihak diperlukan agar pembangunan dapat berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan.

Selain membentuk kepengurusan forum, Bappeda Tabanan juga mendorong pengembangan SAKTIGUNG (Sistem Aksi Kolaborasi Tabanan Terintegrasi Gerakan Unggul Nangun Gumi). Sistem tersebut direncanakan menjadi sarana digital untuk mendukung pendataan perusahaan, sinkronisasi program, pencatatan realisasi kegiatan, hingga monitoring, evaluasi, dan pelaporan TJSP secara terintegrasi.

Dengan dukungan sistem tersebut, pelaksanaan program TJSP diharapkan semakin transparan dan akuntabel. Pemerintah daerah juga dapat memetakan kebutuhan masyarakat serta menyelaraskan kontribusi perusahaan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tabanan.

Dalam susunan kepengurusan Forum TJSP Kabupaten Tabanan periode 2026–2030, posisi pembina dijabat Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah. Sementara jajaran pengarah terdiri atas Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten Bidang Administrasi Umum.

Adapun posisi Ketua dipercayakan kepada I Wayan Sukarma dari PT Lipuri Jagadh Corporate Transport & Outsource. Wakil Ketua I dijabat I Gede Made Susanta dari CV Adi Mas, sedangkan Wakil Ketua II dijabat Ida Bagus Nyoman Puspanegara dari Koperasi Pemasaran Bakti Petani Nusantara.

Untuk Sekretaris I dijabat I Gede Rai Santika dari Yayasan Cahya Purna Dika, Sekretaris II I Gusti Made Arya Gunanta, S.E., selaku Direktur Utama Perumda Sanjayaning Singasana, dan Sekretaris III I Made Aditya Permana, S.H., dari UD Permana dan Advokat.

Sementara Bendahara I dipercayakan kepada Ni Luh Putu Santi Budiartini dari Yayasan Sriti Santi Asih dan Bendahara II Ni Putu Panca Wardani Lodra, S.E.

Kepengurusan juga diperkuat sejumlah koordinator bidang, yakni I Wayan Sudiana, S.E., M.M., selaku Koordinator Bidang Organisasi; I Gede Wayan Sukma Artha, S.E., Koordinator Bidang Pemberdayaan Sosial; I Made Indra Taurisiana, S.T., Koordinator Bidang Pemberdayaan Ekonomi; serta I Ketut Purna sebagai Koordinator Bidang Pengembangan, Infrastruktur dan Pelestarian Lingkungan.

Melalui terbentuknya Forum TJSP periode 2026–2030, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap kontribusi sektor swasta semakin optimal dalam mendukung program pembangunan. Kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani. (*)

Kaka

Kaka

-

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.