Slot Header 970×90

Bali

Mahasiswa Undiksha Hanyut Saat Banjir Terjang Rumah di Baktiseraga, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Oleh Kaka · Redaksi

12 Juni 2026 pukul 18.59 WITA · 1 menit baca

SINGARAJA, BALINEWS.ID – Bencana banjir yang melanda Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Jumat (12/6/2026), mengakibatkan seorang mahasiswa dilaporkan hanyut…
SINGARAJA, BALINEWS.ID – Bencana banjir yang melanda Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Jumat (12/6/2026), mengakibatkan seorang mahasiswa dilaporkan hanyut… — BaliNews.id

SINGARAJA, BALINEWS.ID – Bencana banjir yang melanda Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Jumat (12/6/2026), mengakibatkan seorang mahasiswa dilaporkan hanyut terseret arus. Korban diketahui bernama Ricardo Razak Alghiveri (20), mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yang hingga Jumat sore masih dalam pencarian tim gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita di kawasan Perumahan Griya Mahadewa Blok A4, Desa Baktiseraga. Saat kejadian, korban diketahui berada di dalam rumah yang ditempatinya ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, adik korban sempat memperingatkan Ricardo untuk segera meninggalkan rumah karena air terus naik dan arus semakin deras. Namun sebelum berhasil menyelamatkan diri, bangunan rumah yang ditempati korban dilaporkan tergerus derasnya banjir hingga korban ikut terseret arus.

Ketinggian air saat kejadian diperkirakan mencapai sekitar dua meter. Selain menyebabkan korban hanyut, banjir juga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah. Sebagian konstruksi rumah berukuran kurang lebih 12 meter x 6 meter dilaporkan rusak akibat terjangan arus yang sangat kuat.

Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satpolairud Polres Buleleng, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus operasi pencarian.

Petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta menelusuri aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban. Upaya pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur guna mempercepat proses evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Buleleng. (*)

Kaka

Kaka

-

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.