GIANYAR, BALINEWS.ID – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, hadir dalam upacara pelebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Griya Sedawa, Tegaltugu, Gianyar, Kamis (28/8/2025). Kehadiran Megawati bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Giri Prasta menegaskan ikatan emosional dan historis antara keluarga besar almarhum dengan PDI Perjuangan.
Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, yang semasa hidupnya dikenal sebagai Ida Bagus Putu Wesnawa, bukan hanya seorang sulinggih, tetapi juga politisi kawakan. Ia pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Bali dua periode (1999–2009) dan dikenal sebagai kader ideologis yang setia pada garis perjuangan marhaenis.
Adik almarhum, Ida Bagus Sadhawa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Megawati yang dinilainya melampaui sekadar hubungan partai.
“Bagi kami, kehadiran Ibu Megawati adalah bentuk ikatan kekeluargaan yang luar biasa. Walaupun awalnya dipertemukan lewat partai, kebersamaan dan kehadiran beliau sangat berarti,” ujarnya.
Dalam momen tersebut, Megawati menolak permintaan maaf keluarga jika almarhum semasa aktif di partai pernah berbuat salah.
“Ibu Mega mengatakan tidak ada yang salah. Justru beliau melaksanakan tugas partai dengan baik,” kata Sadhawa menirukan pesan Megawati.
Almarhum dikenal sebagai politisi senior dengan rekam jejak panjang. Lahir dari keluarga pejuang, ia adalah putra tokoh pendiri Partai Nasional Indonesia (PNI) di Gianyar. Darah politik itu membawanya berkiprah sejak PNI, lalu PDI, hingga akhirnya PDI Perjuangan. Pada masa awal PDI Perjuangan, ia menghadapi tekanan dan intimidasi, namun tetap teguh di garis ideologi partai. Loyalitasnya membuatnya menjadi salah satu figur penting dalam mengokohkan partai di Bali, terutama pada masa transisi pascareformasi.
Megawati tiba di lokasi upacara sekitar pukul 11.30 Wita didampingi putranya, Prananda Prabowo, pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie, serta jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan. Kehadiran tokoh nasional itu disambut antusias warga yang sejak pagi telah memadati area upacara.