Slot Header 970×90

Bali

Nelayan Sanur yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Meninggal di Perairan Senggigi Lombok

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

9 Maret 2026 pukul 16.12 WITA · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Nelayan asal Semawang, Sanur, Denpasar, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida akhirnya ditemukan dalam …
DENPASAR, BALINEWS.ID – Nelayan asal Semawang, Sanur, Denpasar, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida akhirnya ditemukan dalam … — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Nelayan asal Semawang, Sanur, Denpasar, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di Perairan Kerandangan, Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 11.21 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa informasi penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan asal Kerandangan, Senggigi, bernama Kacimong.

Menurutnya, saat ditemukan kondisi jenazah dalam posisi telungkup di laut. Ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban juga disebut mirip dengan laporan nelayan yang sebelumnya hilang di perairan selatan Nusa Penida.

“Setelah mendapat laporan tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram untuk memastikan identitas korban,” ujar Nyoman Sidakarya.

Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh personel Unit Siaga SAR Bangsal, Senggigi. Jenazah korban selanjutnya dibawa menuju RS Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans milik Kantor Desa Senggigi.

Pihak keluarga korban kemudian memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah I Wayan Suta, nelayan asal Sanur yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida. Saat ini pihak keluarga masih menunggu proses pemulangan jenazah ke Bali.

Sementara itu, pada Minggu pagi tim SAR gabungan sebenarnya masih melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan dua alat utama SAR, yakni satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan satu unit rubber boat milik Balawista Pantai Sanur.

Pencarian menggunakan RIB Basarnas melibatkan lima personel yang menyisir ke arah barat dari lokasi kejadian dengan radius pencarian hingga 20 mil laut. Sedangkan tim menggunakan rubber boat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Sanur.

Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut kemudian kembali ke kesatuan masing-masing. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.