Slot Header 970×90

Bali

Nyoman Parta Soroti Sistem Rujukan Rumah Sakit di Bali, Dinilai Lambat dan Perlu Pembenahan

Oleh Kaka · null

30 April 2026 pukul 08.36 WITA · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Anggota DPR RI I Nyoman Parta menyoroti sistem rujukan pasien antar rumah sakit di Bali yang dinilai masih belum berjalan optimal. Hal …
DENPASAR, BALINEWS.ID – Anggota DPR RI I Nyoman Parta menyoroti sistem rujukan pasien antar rumah sakit di Bali yang dinilai masih belum berjalan optimal. Hal … — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Anggota DPR RI I Nyoman Parta menyoroti sistem rujukan pasien antar rumah sakit di Bali yang dinilai masih belum berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan melalui unggahan pribadinya di media sosial yang menyoroti berbagai kendala dalam penanganan pasien rujukan.

Dalam pernyataannya, Parta mengungkapkan kerap menerima laporan terkait pasien yang membutuhkan penanganan cepat namun terkendala proses rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap. Ia menilai belum adanya standar operasional prosedur (SOP) yang efektif membuat proses rujukan kerap berlarut-larut.

“Sering kali proses rujukan mengalami keterlambatan, baik karena kendala di rumah sakit asal maupun tujuan, sehingga berpotensi membahayakan pasien,” tulisnya.

Ia menilai persoalan ini bukan sekadar kendala teknis, melainkan sudah menjadi masalah sistemik yang perlu segera dibenahi secara menyeluruh. Untuk itu, ia mendorong Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama Dinas Kesehatan kabupaten/kota agar duduk bersama merumuskan sistem rujukan yang lebih cepat, efektif, dan profesional.

Sebagai contoh, Parta mengungkapkan kasus seorang pasien anak yang dirawat di Rumah Sakit Ganesha yang harus menunggu hingga tiga hari untuk mendapatkan rujukan ke RSUP Sanglah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak sepenuhnya menjadi kesalahan rumah sakit tujuan. Menurutnya, berbagai faktor seperti keterbatasan ruang perawatan, alat kesehatan, hingga sumber daya manusia turut memengaruhi proses rujukan.

“Ini bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, tetapi menunjukkan bahwa sistem rujukan kita memang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Parta juga menyoroti dampak yang lebih besar terhadap masyarakat, khususnya pasien yang tidak memiliki akses atau kemampuan untuk mengurus rujukan secara mandiri. Ia khawatir kondisi tersebut dapat memperparah ketimpangan pelayanan kesehatan.

Ia pun berharap seluruh pihak terkait segera melakukan pembenahan sistem rujukan agar pelayanan kesehatan di Bali dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berpihak pada keselamatan pasien. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Kaka

Kaka

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.