DENPASAR, BALINEWS.ID – Perhimpunan Umat Buddha Indonesia terus memperluas penguatan organisasi melalui pelantikan Pengurus Cabang (PC) di tiga wilayah, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut digelar di Blessing Room, Jalan Gunung Soputan No. 88 Denpasar, Minggu (12/4/2026).
Pelantikan dihadiri Kepala Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Bali, Sihar, S.Ag., M.Si., Penyelenggara Buddha Kota Denpasar Imah, S.Ag., M.M., serta Penyelenggara Buddha Kabupaten Tabanan Luh Suniati, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran pengurus dan tokoh umat Buddha se-Bali.
Dalam sambutannya, Sihar, S.Ag., M.Si. menyampaikan salam dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., yang berhalangan hadir. Ia juga mengapresiasi kinerja Permabudhi Bali sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelayanan umat.
“Dalam kurun waktu dua tahun, Permabudhi Bali telah berhasil membentuk lima pengurus cabang. Ini menunjukkan konsistensi organisasi dalam menjalankan kepengurusan secara profesional, terencana, dan melalui mekanisme musyawarah mufakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program kerja Permabudhi Bali selama ini selaras dengan kebijakan Kementerian Agama, khususnya di bidang Pembimas Buddha, sebagaimana tercermin dalam pelaksanaan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) III Tahun 2026.
Sementara itu, Ketua Permabudhi Bali, Hery Sudiarto, A.Md., S.H., B.Ed., M.H., menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang dengan Kementerian Agama di masing-masing daerah. Ia juga mengingatkan agar pelayanan umat dilakukan secara inklusif tanpa membedakan latar belakang.
Selain itu, Permabudhi Bali turut aktif dalam program lingkungan melalui gerakan Eco-Dhamma sebagai implementasi Eco-Theology Kementerian Agama. Program tersebut diwujudkan dalam aksi nyata seperti penanaman pohon matoa dan mangrove serta pengolahan eco-enzyme untuk membantu pemulihan lingkungan.
“Kita harus menyadari bahwa kelestarian bumi adalah tanggung jawab bersama. Tanpa lingkungan yang baik, kehidupan dan praktik keagamaan tidak dapat berjalan dengan semestinya,” tegas Hery Sudiarto, A.Md., S.H., B.Ed., M.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pengawas Permabudhi Bali, Tjong Adhi Sunyata, S.Pd.B., M.M., bersama anggota dewan pengawas lainnya, serta Ketua Dewan Penasehat Permabudhi Bali, Ketut Aryana, P.Md.
Dengan pelantikan ini, Permabudhi Bali kini memiliki lima Pengurus Cabang aktif, yakni Badung, Buleleng, Denpasar, Jembrana, dan Tabanan. Penguatan struktur ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan serta pengabdian kepada umat Buddha di seluruh Bali.
Pada kesempatan yang sama, Permabudhi Bali juga meluncurkan program penghargaan “Stupa Award 2026 Abhiññā–Ānanda” bagi para donatur. Penghargaan tersebut menitikberatkan pada konsistensi dalam berdana sebagai bentuk praktik kebajikan.
Sebagai organisasi yang telah hadir di 37 provinsi di Indonesia, Permabudhi menaungi berbagai sangha dan majelis Buddhis. Melalui penguatan organisasi ini, Permabudhi Bali diharapkan semakin optimal dalam menjalankan peran pelayanan umat serta berkontribusi bagi masyarakat, lingkungan, dan bangsa.
“Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta — semoga semua makhluk hidup berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu,” tutup Hery Sudiarto, A.Md., S.H., B.Ed., M.H.
Adapun nama-nama Ketua PC Permabudhi yang ada di Bali :
1. Budi (Ketua PC Badung periode 2025-2029)
2. Ferry Tanaya, S.T. (Ketua PC Buleleng periode 2026-2030)
3. Dr. Nyoman Sri Susilowati, S.H., M.Kn (Ketua PC Denpasar periode 2026-2030)
4. Irwan, S.E., S.Pd.B., M.M. (Ketua PC Jembrana periode 2025-2029)
5. Handi Herianto (Ketua PC Tabanan periode 2026-2030)
(*)
