Polisi Usut Kasus Tajen di Enjung Les Kintamani, Pisau Taji Jadi Bukti Kunci

Polisi berjaga di arena tajen Songan, Kintamani.
Polisi berjaga di arena tajen Songan, Kintamani.

BANGLI, BALINEWS.ID – Tim penyidik Satreskrim Polres Bangli masih mendalami laporan dugaan penganiayaan terhadap Jero Luwes, yang disampaikan oleh pihak keluarga. Sejumlah saksi telah diperiksa, dan barang bukti penting, termasuk pisau taji yang diduga digunakan dalam insiden tersebut, tengah dikumpulkan penyidik.

Kasi Humas Polres Bangli AKP I Wayan Sarta, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam laporan penganiayaan tersebut. “Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, penyidik masih melakukan pendalaman secara menyeluruh,” ujar AKP Sarta.

BACA JUGA :  Semburan Belerang di Danau Batur Sebabkan Ribuan Ikan Mati, Peternak Rugi Besar

Ia menjelaskan bahwa proses penetapan tersangka harus didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah. Dalam perkara ini, polisi telah memeriksa 17 orang saksi untuk mengurai konstruksi peristiwa dan menentukan apakah unsur pidana terpenuhi. Penyidik juga akan melibatkan ahli pidana guna memastikan kebenaran materiil dari kasus yang menyita perhatian publik ini.

“Barang bukti juga terus dicari dan disita. Salah satu yang krusial adalah pisau taji yang menyebabkan Jero Luwes mengalami luka,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Berjumlah 167 Atlet, Kontingen Porprov Bangli Ditarget 20 Medali Emas

Terkait Jero Luwes sendiri, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Komang Alam Sutawan dalam peristiwa tajen di Songan, penyidik menyangkakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Namun demikian, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana masih dipertimbangkan, tergantung hasil pendalaman penyidikan.

“Saat ini penyidik belum bisa meminta keterangan dari Jero Luwes karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan,” jelas AKP Sarta.

Sementara itu, dalam kasus perjudian tajen yang menjadi konteks peristiwa ini, polisi juga telah memeriksa tiga orang saksi. Namun, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut. (bip)

BACA JUGA :  PLN Perkuat Jaringan Listrik di Kintamani, Rancang Penyulang Kayu Selem

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

Peristiwa gerhana bulan total yang jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026 kembali mengingatkan kita pada satua (cerita sebelum...
JEMBRANA, BALINEWS.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan penghentian sementara operasional penyeberangan dari dan menuju Bali saat Hari Suci...
INTERNASIONAL, BALINEWS.ID - Harga emas dunia tetap tinggi seiring memanasnya konflik di Timur Tengah. Dilansir dari Reuters, harga...
BALI, BALINEWS.ID – BVR ONE officially launched its first-ever BVR ONE Circle Community Meet Up on March 1,...