Slot Header 970×90

Hukum

Pria di Denpasar Coba Bunuh Diri Usai Habisi Nyawa Istri yang Sakit di Kamar Kos

Oleh Septian

17 September 2025 pukul 10.03 WITA · Denpasar · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID - Seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas mengenaskan di kamar kos Jalan Gunung Subur, Gang Mirah, Pemecutan IIIB, Denpasar Barat pasa Selas…
DENPASAR, BALINEWS.ID - Seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas mengenaskan di kamar kos Jalan Gunung Subur, Gang Mirah, Pemecutan IIIB, Denpasar Barat pasa Selas… — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID - Seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas mengenaskan di kamar kos Jalan Gunung Subur, Gang Mirah, Pemecutan IIIB, Denpasar Barat pasa Selasa (16/9/2025). Diketahui, IRT bernama Evi DY tewas akibat pembunuhan.

Berdasarkan informasi sumber kepolisian, perempuan berusia 50 tahun itu tewas akibat tindakan yang dilakukan sang suami, Sunardi (47). Dimana kejadian terjadi pada Selasa pukul 02.00 wita dini hari.

"Korban dibekap hingga tidak bernafas dan meninggal dunia dilokasi," ucap sumber.

Adapun motif Sunardi tega menghabisi nyawa Evi lantaran tidak kuat menanggung beban untuk merawat istrinya yang sakit-sakitan. Hingga akhirnya, pria yang bekerja sebagai wiraswasta itu berniat menghabisi nyawa Evi.

Uniknya, setelah menghabisi nyawa sang istri, ia justru nekat dan berniat menghilangkan nyawanya sendiri, yakni dengan memotong urat nadi pergelangan tangan kirinya juga meminum cairan pemutih pakaian dan pembersih lantai.

Beruntung aksi Sunardi dapat ditangani tetangga kosnya yang melihat gerak-gerik yang tidak biasa dari pria asal Magetan, Jawa Timur tersebut. Sampai akhirnya diketahui, Sunardi baru saja membunuh istrinya.

Setelah pengakuan itu, tak lama Sunardi akhirnya diamankan petugas kepolisian Polsek Denpasar Barat dibantu Satreskrim Polresta Denpasar, sedangkan jenazah sang istri yang sama-sama berasal dari Magetan dibawa ke rumah sakit umum pemerintah (RSUP) Prof IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan mobil ambulance.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Suka belum bisa membeberkan secara detail alias berspekulasi mengingat dirinya belum menerima laporan. "Saya cek dulu," ujarnya. (*)

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.