TABANAN, BALINEWS.ID – Semangat kreativitas generasi muda di Kabupaten Tabanan kembali bergelora menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948. Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan menetapkan sebanyak 39 Sekaa Teruna sebagai nominasi Lomba Ogoh-Ogoh dari total 64 peserta yang mendaftar dari 10 kecamatan se-Kabupaten Tabanan.
Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Tahun 2026 yang mengusung tema “Nyomya Butha Kala Nyanggra Nawa Warsa I Caka 1948 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana”. Festival tersebut merupakan inisiasi Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, sejak tahun 2024 sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda dalam melestarikan adat, agama, tradisi, seni, dan budaya Bali melalui karya ogoh-ogoh.
Sebanyak 39 Sekaa Teruna yang lolos nominasi berasal dari 10 kecamatan di Tabanan. Kecamatan Baturiti diwakili empat peserta yakni STT Darma Bakti, STT Sekar Yowana, STT Tunggal Panji Laksana, dan STT Giri Merta. Kecamatan Pupuan diwakili satu peserta yakni STT Pratisentana Ardhani Nararya.
Sementara itu Kecamatan Selemadeg meloloskan tiga peserta yakni STT Kemoning Sari, STT Graha Shantika Putra, dan ST Yowana Bhakti Kecana. Kecamatan Selemadeg Barat diwakili Sekaa Teruna Santhi Dharma Yowana.
Kecamatan Selemadeg Timur meloloskan lima peserta yakni Sekaa Teruna Widya Santhi, Sekaa Teruna Kepet, Sekaa Teruna Yowana Sanjiwani, Sekaa Teruna Jangga Werdhi Yowana, serta Sekaa Teruna Watu Galuh. Kecamatan Penebel juga meloloskan lima peserta yakni Sekaa Teruna Satya Sentana, Sekaa Teruna Tri Tunggal Jaya, Sekaa Teruna Yowana Eka Murti, Sekaa Teruna Widya Yowana Bhakti, dan Sekaa Teruna Dharma Canthi.
Selanjutnya Kecamatan Kerambitan diwakili lima peserta yakni Sekaa Teruna Taruna Bhakti, Sekaa Teruna Eka Dharma, Sekaa Teruna Panji Semirang, Sekaa Teruna Tri Puspajati, serta Sekaa Teruna Silabhakti. Kecamatan Marga juga mengirim lima peserta yakni Sekaa Teruna Bhuana Dharma Putra, Sekaa Teruna Tunas Mekar, Sekaa Teruna Marga Putra, Sekaa Teruna Sesana Putra, dan Sekaa Teruna Bhina Satrya.
Kecamatan Kediri meloloskan lima peserta yakni Sekaa Teruna Sadhu Mertha Sanggulan, Sekaa Teruna Sasadara, Sekaa Teruna Widya Saguna, Sekaa Teruna Widya Guna Dharma, dan Sekaa Teruna Permata. Sedangkan Kecamatan Tabanan diwakili lima peserta yakni Sekaa Teruna Murti Sentana, Sekaa Teruna Eka Adnyana, Sekaa Teruna Tri Wikrama, Sekaa Teruna Kocala Taruna, dan Sekaa Teruna Eka Karya Dharma Canthi.
Seluruh nominasi selanjutnya akan berkompetisi di tingkat kecamatan untuk menentukan juara I, II, dan III. Para juara tingkat kecamatan akan mendapatkan hadiah uang tunai, sementara khusus juara I dari masing-masing kecamatan wajib mengikuti Festival Singasana III tingkat Kabupaten Tabanan.
Para juara pertama tersebut juga berhak memperoleh biaya kepesertaan sebesar Rp35 juta. Ogoh-ogoh mereka akan dipajang selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026 di Area Garuda Wisnu Singasana (GWS) Kota Tabanan. Penilaian tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, menjelaskan bahwa panitia hanya memfasilitasi kebutuhan dasar saat pemajangan ogoh-ogoh di tingkat kabupaten.
“Panitia hanya menyediakan area penempatan ogoh-ogoh, satu tenda untuk istirahat peserta dan perangkat gambelan. Untuk rigging stage atau display ogoh-ogoh sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing peserta,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh ogoh-ogoh yang akan dilombakan di tingkat kabupaten wajib sudah berada di lokasi penilaian di sekitar GWS pada 11 hingga 12 Maret 2026.
Selain lomba, rangkaian acara juga akan diisi dengan pawai ogoh-ogoh dewasa yang digelar pada Minggu, 15 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WITA. Pawai akan dimulai dari depan GWS menuju Jalan Gunung Agung ke arah selatan hingga Patung Sagung Wah, lalu berbelok menuju Jalan Parkit di depan panggung kehormatan di sebelah selatan Gedung Kesenian I Ketut Marya.
Di lokasi tersebut peserta akan menampilkan atraksi dengan durasi maksimal 10 menit di depan panggung kehormatan. Setelah itu, peserta melanjutkan rute ke arah barat lalu menuju Jalan Sri Gunting di sebelah barat Gedung Kesenian I Ketut Marya sebelum kembali ke Jalan Gunung Agung dan finis di Lapangan GWS.
Dari penilaian tersebut, tim juri akan menentukan Juara Terbaik I, II, dan III, sementara Juara Harapan I, II, dan III akan ditetapkan oleh juri kehormatan. (*)
