Slot Header 970×90

Bali

Resmikan Balai Banjar Muluk Babi Sangeh, Bupati Adi Arnawa Dorong Pembangunan Fasilitas Adat Berkualitas

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

29 Juni 2026 pukul 10.24 WITA · 2 menit baca

BADUNG, BALINEWS.ID  – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Minggu (28/6). Peresmian ditan…
BADUNG, BALINEWS.ID  – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Minggu (28/6). Peresmian ditan… — BaliNews.id

BADUNG, BALINEWS.ID  – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Minggu (28/6). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol selesainya pembangunan balai banjar yang kini menjadi pusat aktivitas masyarakat adat setempat.

Acara tersebut dihadiri Anggota DPRD Badung I Putu Dendi Astra Wijaya, Plt Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel dan Bendesa Adat Sangeh, prajuru adat, perangkat desa, serta krama Banjar Muluk Babi.

Peresmian berlangsung bertepatan dengan rangkaian Piodalan Mejaba Jero di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun. Dalam kesempatan itu, Bupati bersama masyarakat juga melaksanakan persembahyangan bersama untuk memohon keselamatan dan kerahayuan jagat.

Bupati Adi Arnawa mengaku bangga melihat hasil pembangunan Balai Banjar Muluk Babi yang dinilainya memiliki kualitas konstruksi sangat baik. Menurutnya, bangunan balai banjar maupun kawasan parahyangan di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun dapat menjadi contoh pembangunan fasilitas masyarakat yang berkualitas.

"Melihat dari bangunan balai banjar dan bangunan pura dengan hibah Rp 7,5 miliar di anggaran induk 2025, tiang tidak ragu kalau memang kualitasnya sangat luar biasa. Ini perlu menjadi contoh kedepan agar bangunan fisik di masyarakat berkualitas," ujar Adi Arnawa.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mengupayakan dukungan terhadap rencana pelaksanaan karya ngenteg linggih di Pura Dalem Sukun sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya di Desa Sangeh.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung yang telah berjalan maupun akan direalisasikan. Program itu meliputi bantuan hari raya keagamaan sebesar Rp2 juta, pendidikan gratis bagi siswa SMA negeri dan swasta, hingga Beasiswa Nak Badung bagi mahasiswa jenjang S1 sampai wisuda untuk masyarakat kurang mampu.

Bupati berharap berbagai program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan banjar.

"Untuk itu krama banjar diharapkan tetap menjaga persatuan, saling sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka serta bergotong-royong," pesannya.

Sementara itu, Prawartaka Karya I Made Nengah Wija mewakili krama Banjar Muluk Babi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memberikan dukungan sejak awal pembangunan hingga balai banjar beserta parahyangan pura dapat diselesaikan.

"Kami atas nama krama banjar matur suksma kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Badung telah banyak membantu dan menuntaskan pembangunan balai banjar dan pura kami," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah kembali memberikan fasilitasi terhadap rencana pelaksanaan karya ngenteg linggih yang akan dilaksanakan di Pura Dalem Sukun pada tahap berikutnya. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.