DENPASAR, BALINEWS.ID – Peristiwa kebakaran tragis menewaskan seorang pria di kawasan Panjer, Denpasar Selatan, Kamis (8/1) malam. Korban diketahui bernama Gerson Mengidima alias Geri (29),yang tewas setelah terjebak api di lantai dua rumah tempat tinggalnya.
Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga Nomor 6, sekitar pukul 23.00 Wita. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan, sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis menunjukkan kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik.
“Korban mengalami luka bakar hingga 100 persen. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 Wita dengan melibatkan delapan unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar,” ujarnya.
Saksi mata Viktor Ronaldo Leimena (45) menuturkan, sebelum kebakaran terjadi, aliran listrik di rumahnya tiba-tiba padam, sementara rumah di sekitarnya masih menyala. Saat dicek, meteran listrik dalam kondisi off dan tidak dapat dinyalakan kembali. Tak lama kemudian, ia mencium bau asap.
Viktor sempat naik ke lantai dua dan melihat korban dalam kondisi tertidur dengan headset masih terpasang. Setelah memastikan tidak ada kebocoran gas di lantai satu, api justru tiba-tiba muncul dari kamar tengah dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Saksi sempat membangunkan penghuni lain untuk keluar. Namun korban yang berada di lantai dua tidak sempat menyelamatkan diri,” terang Iptu Adi.
Dalam upaya menyelamatkan diri, Viktor mengalami luka di kaki kiri akibat terkena pecahan kaca. Sementara itu, Zetu Wadu (63), paman korban, mengungkapkan api sudah membesar dan merambat melalui kabel listrik hingga menyambar AC yang kemudian meledak.
Korban diduga terjebak setelah lantai jebol akibat api dan akhirnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di bawah reruntuhan arang bangunan. Informasi dari pihak tempat kerja menyebutkan, sebelum kejadian korban sempat mengeluh tidak enak badan dan pulang lebih awal.
Selain merenggut satu korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp200 juta. Rumah tersebut dihuni empat orang dan seluruh penghuni lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut. Kasus kebakaran ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan bersama Satreskrim Polresta Denpasar. Polisi masih memeriksa saksi-saksi, mengecek CCTV di sekitar lokasi, serta mendalami penyebab pasti kebakaran. (*)

