Slot Header 970×90

Bali

Sedang Masak, Dapur Warga di Denpasar Timur Dilalap Api

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

19 Mei 2026 pukul 11.29 WITA · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah dapur semi permanen atau dapur tradisional di Gang IV Jalan Hayam Wuruk, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, terbakar …
DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah dapur semi permanen atau dapur tradisional di Gang IV Jalan Hayam Wuruk, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, terbakar … — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah dapur semi permanen atau dapur tradisional di Gang IV Jalan Hayam Wuruk, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, terbakar pada Selasa (19/5/2026) pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

Kebakaran diduga dipicu percikan api dari tungku kayu bakar yang menyambar tumpukan kayu di sekitar dapur.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat korban, I Ketut Lipog (78), sedang memasak menggunakan kayu bakar di dapur tradisional miliknya.

“Percikan api dari tungku diduga jatuh mengenai tumpukan kayu bakar yang berada di sebelah tungku sehingga api dengan cepat membesar dan membakar area dapur,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya dalam keterangannya.

Korban sempat berupaya memadamkan api menggunakan air keran. Namun kobaran api terus membesar hingga sulit dikendalikan. Dalam kondisi panik, korban kemudian menghubungi anaknya, I Ketut Sukrata (42), yang saat itu sedang bekerja.

Sekitar pukul 06.30 Wita, sang anak tiba di lokasi dan langsung meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran guna mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar permukiman padat penduduk tersebut.

"Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Namun proses pemadaman sempat mengalami kendala lantaran akses menuju lokasi cukup sempit sehingga kendaraan pemadam tidak dapat masuk langsung ke area kebakaran," tambah Kasi Humas.

Petugas akhirnya menyambungkan beberapa selang pemadam dari jalan utama agar api dapat dijinakkan dari jarak tertentu.

Akibat kejadian tersebut, satu unit dapur semi permanen berbahan kayu beserta tumpukan kayu bakar hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Korban tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah,” tutup Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (*)

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.