Sempat Dihentikan, Tambang PT GAG Nikel Kembali Beroperasi

PT GAG Nikel menghentikan kegiatan operasionalnya untuk sementara di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (7/6/2025). (Foto: Antara)
PT GAG Nikel menghentikan kegiatan operasionalnya untuk sementara di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (7/6/2025). (Foto: Antara)

BALINEWS.ID – Operasional tambang nikel milik PT Gag Nikel di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya telah kembali berjalan. Perusahaan tersebut telah beroperasi kembali sejak  awal September 2025.

“Sudah, setahu saya. Per hari Rabu,” ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, dikutip dari Antara, Jumat (12/9/2025).

Ia menegaskan keputusan operasional kembali dilakukan setelah adanya evaluasi lintas kementerian bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

BACA JUGA :  BKSDA Bali Siapkan Langkah Penataan dan Solusi Kolaboratif di Kawasan TWA Penelokan

Dalam evaluasi Program Penilaian Kinerja Perusahaan (PROPER), PT GAG Nikel berhasil meraih peringkat hijau yang menandakan kepatuhan terhadap tata kelola lingkungan dan komitmen pemberdayaan masyarakat.

“(Keputusannya) lintas kementerian, sama KLH dan KKP,” tambah Tri.

Sebelumnya, operasional anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ini sempat dihentikan pada awal Juni 2025 menyusul aduan masyarakat yang viral di media sosial dengan tagar #SaveRajaAmpat.

Dari lima perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Raja Ampat, pemerintah mencabut empat izin karena sebagian wilayahnya masuk kawasan lindung Geopark. Sementara itu, kontrak karya PT GAG Nikel tetap sah sehingga perusahaan diperbolehkan melanjutkan operasional.

BACA JUGA :  Penataan Jogging Track di Kawasan MPRB Dimulai, PJ Gubernur Bali Letakkan Batu Pertama

Presiden Prabowo Subianto telah meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memperketat pengawasan, khususnya terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan program reklamasi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kegiatan tambang, kelestarian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan di Raja Ampat.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, ke...
GIANYAR, BALINEWS.ID – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) cabang olahraga Rugbi tingkat sekolah dasar di Kabupaten Gianyar 2026 menjadi ajang...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging, mengapresiasi langkah Ikatan...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Rencana pembangunan proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) atau Terminal Apung Liquefied Natural Gas (LNG)...