BADUNG, BALINEWS - Mobil dikemudikan YN (50) oleng dan menabrak pohon di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (20/10/2026).Menyebabkan YN meninggal dunia di tempat.
Sedangkan seorang penumpang yang bersama YN mengalami luka, lansung diajak ke rumah sakit.
"Kejadiannya tadi sekitar pukul 13.30 Wita dan dilaporkan ke kami jam 16.30 Wita. Ya masih di jalur besar di Banjar Sebita, Kelurahan Sempidi," jelas, Kasi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, kemarin, Selasa (20/10/2026) di Badung.
Ia menyampaikan, Pria asal Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dalam mengemudikan kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Saat mendekati TKP, mobil dikemudikan YN diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga Dirinya hilang kendali.
"Korban mendadak oleng ke kiri lalu menghantam pohon di sisi selatan jalan. (Benturan keras) sampai korban tidak sadar, meninggal di TKP," ucapnya.
Dirinya menyebut, Akibat kecelakaan tunggal tersebut YHD (22) yang menumpang, alami trauma didada dan sudah dibawa ke rumah sakit. Sedangkan jasad sopir telah dibawa ke RS Daerah Mangusada Badung dengan bantuan ambulans PMI.
Kerasnya benturan mobil pikap boks saat menghantam pohon di sisi jalan memicu kepanikan warga di sekitar Banjar Sebita, Sempidi.
Suara dentuman membuat warga dan pemilik warung di sekitar lokasi kaget, lalu berhamburan keluar hingga menemukan kondisi pohon jalanan sudah tumbang akibat ditabrak kendaraan tersebut.
Insiden itu memicu kemacetan singkat dan perhatian pengguna jalan melintas karena melihat kondisi bagian depan kendaraan yang ringsek.
Sejumlah warga di lokasi sempat menduga pengemudi mengalami serangan jantung sebelum kehilangan kendali, meski dugaan tersebut belum dipastikan secara medis.
"Ya sempat ada yang bilang itu (serangan jantung), tapi kan belum ada kepastian. Yang jelas tadi saya di warung tiba-tiba dengar suara keras, udah gitu aja, agak hancur mobilnya bagian depan," kata Ketut Suara, warga di lokasi.(*)

