NUSA PENIDA, BALINEWS.ID – Aparat Polsek Nusa Penida bersama Tim Basarnas Nusa Penida mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Ceko yang mengalami kecelakaan laut di kawasan wisata Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Jumat (9/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Korban diketahui bernama Martello Romano (49). Saat kejadian, korban tengah berada di area pantai untuk berfoto. Meski kondisi cuaca terlihat cerah, gelombang laut di kawasan tersebut cukup besar dan tidak stabil. Ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret korban hingga terjatuh.
Life guard Pantai Kelingking bersama warga sekitar segera memberikan pertolongan awal dan membawa korban ke lokasi yang lebih aman. Namun, karena kondisi medan yang curam dan berisiko, proses evakuasi lanjutan memerlukan bantuan tim gabungan dari Basarnas dan kepolisian.
Tim gabungan Polsek Nusa Penida dan Basarnas yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu I Putu Supradnya tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi dengan mengutamakan keselamatan korban dan petugas. Proses evakuasi berlangsung cukup lama mengingat kondisi medan yang sulit, hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.00 WITA.
Setelah berhasil dievakuasi, korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Klinik Griya Medika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dalam penanganan kejadian tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan evakuasi.
“Kami mengapresiasi sinergi personel Polsek Nusa Penida, Basarnas, life guard, serta masyarakat setempat sehingga evakuasi dapat berjalan aman dan lancar. Keselamatan korban dan petugas menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya di lokasi dengan karakter ombak besar.
“Wisatawan diharapkan mematuhi rambu dan imbauan keselamatan, serta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai, terutama di Pantai Kelingking yang memiliki gelombang cukup kuat,” katanya. (*)

