Slot Header 970×90

Bali

“Symptom Borrowing” Marak di TikTok, Orang Tua Bali Harus Lebih Waspada

Oleh Agung · null

12 September 2026 pukul 14.46 WITA · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID — Tren 'symptom borrowing' di TikTok menarik perhatian luas, khususnya di kalangan remaja. Tren ini membuat remaja meniru gejala kesehata…
DENPASAR, BALINEWS.ID — Tren 'symptom borrowing' di TikTok menarik perhatian luas, khususnya di kalangan remaja. Tren ini membuat remaja meniru gejala kesehata… — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID — Tren 'symptom borrowing' di TikTok menarik perhatian luas, khususnya di kalangan remaja. Tren ini membuat remaja meniru gejala kesehatan mental yang mereka lihat di media sosial.

Fenomena ini berpotensi meningkatkan angka diagnosis ADHD dan masalah kesehatan mental lainnya.

Para ahli kesehatan mental mengkhawatirkan dampak psikologis tren ini pada remaja.

Beberapa remaja mengaku terpengaruh oleh tren ini, meniru gejala yang mereka lihat tanpa memahami dampaknya.

Para ahli menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran akan kesehatan mental.(*)

Agung

Agung

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.