Pojok NarasiLindi Suwung dan Ilusi Bali yang “Serius” Menjaga LingkunganOleh: Giostanovlatto, Pendiri Hey Bali dan Kepala Biro Lambe Turah Bali Ada satu kebiasaan buruk yang terlalu sering dipelihara pemerintah di negeri ini: gemar bicara komitmen, tetapi alergi pada bukti. Dan persoalan lindi di TPA Suwung adalah salah satu contoh paling telanjang dari kebiasaan itu, dipertontonkan bertahun-tahun di depan mata, di jantung pariwisata dunia bernama Bali. Lindi bukan barang baru. Ia adalah cairan hasil rembesan dari timbunan sampah yang membusuk dan membawa berbagai z…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 2 hari lalu· 5 mnt baca
Pojok NarasiKetika “Goblok” Menjadi Bahasa Kepala NegaraOleh: Giostanovlatto Pendiri Hey Bali Ada kata-kata yang begitu diucapkan pejabat publik, langsung berhenti menjadi sekadar kata. Ia berubah menjadi preseden. Jumat malam, 18 September 2026, di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Presiden Prabowo Subianto mengucapkan salah satu kata itu di hadapan ribuan kader Partai Amanat Nasional. “Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok.” Kalimat itu disambut riuh dan tepuk…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 5 hari lalu· 5 mnt baca
Pojok NarasiEmpat Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka, Mengapa Sang Menteri Belum Tersentuh?Oleh: Giostanovlatto, Pendiri Hey Bali dan Bali Reporter Ada logika sederhana yang sering kita gunakan ketika mencoba memahami sebuah perkara. Kalau satu orang di sekitar kita tersandung masalah, mungkin itu kebetulan. Dua orang, kita mulai bertanya. Tetapi ketika empat orang yang disebut berada dalam lingkaran kepercayaan seorang pejabat masuk dalam perkara korupsi yang sama, sulit bagi publik untuk tidak bertanya lebih jauh. Itulah posisi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 16 Sep 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiSengketa Tanah Pura, dan Pertanyaan yang Sering Kita HindariOleh: Giostanovlatto, Pendiri Hey Bali. Hampir setiap orang Bali punya cerita soal tanah. Entah itu tanah leluhur yang batasnya kabur, tanah pura yang sertifikatnya jadi rebutan, atau warisan yang tiba-tiba muncul klaim baru dari pihak yang tidak pernah kita duga. Kita tumbuh dengan cerita-cerita itu, kadang sebagai dongeng keluarga, kadang sebagai luka yang belum sembuh. Karena itu, kasus mantan Kepala Kantor Wilayah BPN Bali, I Made Daging, bukan sekadar berita hukum yang lewat begitu saja. I…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 11 Sep 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiKenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?Sebuah catatan analitis: Giostanovlatto, Pendiri Hey Bali dan Bali Reporter Ada satu fakta yang jarang benar-benar dipahami publik ketika bandara ditutup akibat erupsi gunung berapi: keputusan itu bukan kehati-hatian berlebihan, melainkan kalkulasi keselamatan yang lahir dari pelajaran pahit sejarah penerbangan dunia. Delapan bandara yang ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan ribuan penerbangan yang terganggu, bukan sekadar respons administratif terhadap aktivitas vulkanik…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 8 Sep 2026· 5 mnt baca
Pojok NarasiSatu Anak, Dua Identitas, Rp90 Miliar Hilang Setiap Hari ?Ada satu kalimat pejabat yang jarang terdengar sejujur ini. "Datanya tuh saling ngobrol gitu." Begitu kira-kira cara Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan solusi atas temuan 6 juta data ganda di Program Makan Bergizi Gratis. Kedengarannya santai. Tapi kalau dipikir-pikir, kalimat itu sebenarnya pengakuan. Pengakuan bahwa selama ini, data-data pemerintah tidak saling ngobrol sama sekali. Satu Anak, Dua Identitas, Satu Perut Begini ceritanya. Ada siswa yang tercatat sebagai murid Ma…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 7 Agu 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiMengapa Laki-Laki Berselingkuh? Mungkin Jawabannya Tidak Sesederhana yang Kita KiraOleh : Giostanovlatto Pendiri Hey Bali dan Bali Reporter Setiap kali ada berita perselingkuhan, reaksi publik hampir selalu sama. Pelakunya dicap tidak bermoral, tidak bersyukur, atau memang "dasarnya playboy". Penilaian itu tidak sepenuhnya salah. Namun, ada satu pertanyaan yang jarang benar-benar kita ajukan: mengapa fenomena ini terus berulang, bahkan pada laki-laki yang tampak mencintai keluarganya? Psikologi modern ternyata menawarkan jawaban yang jauh lebih rumit daripada sekadar "karen…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 4 Agu 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiApakah Bali Masih Milik Orang Bali?Oleh : Giostanovlatto Pendiri Hey Bali dan Koordinator Aliansi Jurnalis Pariwisata Bali Di Canggu, satu are tanah, kira-kira seukuran rumah tipe kecil dengan halaman, dulu bisa dibeli sekitar Rp1,2 miliar. Sekarang, harganya bisa menyentuh Rp2,5 miliar. Kalau kamu kebetulan sudah punya tanah di sana, ini kabar baik. Tapi kalau kamu anak muda Bali yang baru mulai bekerja, kabar itu terasa sebaliknya. Dengan gaji rata-rata Rp3 sampai Rp5 juta sebulan, membeli satu are tanah di kampung sendiri tera…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 1 Agu 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiSkandal Klub Lari Bali yang Sebenarnya Baru Dimulai Setelah ViralOleh : Giostanovlatto Pendiri Hey Bali dan Koordinator Aliansi Jurnalis Pariwisata Bali BALINEWS.ID - Jam lima pagi. Langit Canggu masih gelap. Belasan bule mulai berkumpul di pinggir jalan. Mereka pakai headphone tanpa kabel yang menyala warna-warni. Satu mobil bersuara musik dari speaker besar berjalan pelan di depan rombongan. Puluhan, kadang sampai seratus lima puluh orang, berlari beriringan menyusuri jalan umum. Warga yang sedang bersiap ke pasar, atau mau berangkat kerja, harus menepi. Ke…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 27 Jul 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiKita Membunuh Seorang Bapak Malam Itu, Bukan Menyelamatkan Ayam AduanOleh Giostanovlatto, Pendiri Hey Bali dan Koordinator Aliansi Jurnalis Pariwisata BALINEWS.ID - Untuk semeton Bali yang masih percaya bahwa desa kita bukan tempat seperti ini Ada satu suara di video itu yang tidak pernah berhenti terngiang di kepala saya. Bukan suara amukan massa. Bukan suara yang lantang atau menggelegar. Suara seorang anak perempuan. Kecil. Serak karena menangis. Memanggil nama ayahnya, berulang-ulang, ke arah tubuh yang sudah tidak bisa lagi mendengarnya. Ayahny…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 27 Jul 2026· 6 mnt baca
Pojok NarasiKalau Semua Orang Bisa Menggugat Media Rp25 Miliar, Siapa yang Masih Berani Menulis?Oleh: Giostanovlatto — Pendiri Hey Bali dan Koordinator Aliansi Jurnalis Pariwisata Bali, 21 Juli 2026 BALINEWS.ID – Pekan ini, linimasa media di Bali ramai oleh satu perkara yang, jujur saja, awalnya saya kira akan lewat begitu saja seperti sengketa hukum lainnya. Tapi semakin saya membaca perkembangannya, semakin saya merasa ini bukan sekadar perkara perdata biasa antara satu pengacara dan empat media lokal. Ini adalah pertanyaan tentang masa depan kebebasan pers di Indonesia, dan siapa…Penulis: Giostanovlatto Sinantong· 21 Jul 2026· 5 mnt baca