DENPASAR, BALINEWS.ID – Ibu rumah tangga yang didakwa kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dijatuhi vonis 1 tahun 4 bulan oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.
Perempuan asal Tasikmalaya, Jawa Barat terbukti bersalah lantaran membawa orang untuk dipekerjakan sebagai pembantu di Dubai. Diimingi uang Rp 13 juta dan Rp 1 juta oleh seorang bernama Zaki.
Nike Nurul Hikmah (41) pun menuruti permintaan Zaki yang kini masuk DPO. “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Nike Nurul Hikmah selama 1 tahun 4 bulan,” ujar Ketua Hakim Eni Martiningrum.
Sidang yang berlangsung pada Selasa (29/7/2025) membuat JPU pikir-pikir, lantaran vonis yang dijatuhkan terbilang ringan dari tuntutan JPU Pradewa Ariakhbar.
Pradewa saat itu menuntut terdakwa dengan hukuman penjara 2 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan penjara. Mengingat dirinya melanggar Pasal 83 juncto Pasal 68 UU No 18 Tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan alternatif ketiga.
Kasus ini sendiri terbongkar setelah petugas imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencium gelagat mencurigakan dari terdakwa dan para korban masing-masing bernama Tuti Sukasti, Nenden Famayanti, Sania Nurlela dan Wiwin Wintarsih.
Setelah di dalami pemeriksaannya, ternyata mereka hendak diterbangkan ke Dubai untuk bekerja sebagai pembantu namun berstatus migran ilegal.