Warga Karangasem Ungkap Kualitas Proyek Rp17 Miliar: Hujan 2 Hari Sudah Hancur

Warga melihat proyek gorong-gorong senilai Rp17 miliar di Pempatan-Ban, Karangasem.
Warga melihat proyek gorong-gorong senilai Rp17 miliar di Pempatan-Ban, Karangasem.

KARANGASEM, BALINEWS.ID – Sebuah video yang diunggah oleh warga Karangasem, Komang Karimawan, menjadi viral di media sosial. Ia menunjukkan kondisi proyek gorong-gorong di jalur Desa Pempatan, Kecamatan Rendang – Desa Ban, Kecamatan Kubu yang diduga tidak sesuai standar. Dalam video itu, Karimawan menyoroti kualitas pengerjaan yang dinilainya buruk, padahal proyek tersebut menelan anggaran hingga Rp17 miliar.

Dalam video yang diunggahnya, Komang Karimawan menunjukkan gorong-gorong yang dibangun menggunakan susunan batu dengan semen. Ia mengklaim proyek dengan dana fantastis itu dikerjakan dengan “meliur-liur” atau tidak serius, dan sudah terlihat rusak meskipun belum rampung sepenuhnya. “Ini belum mau apa-apa sudah hancur,” ujarnya.

BACA JUGA :  7 Destinasi Air Terjun di Bali yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Berlibur

Karimawan juga menyoroti material yang digunakan. Menurutnya, susunan batu kecil yang dilekatkan dengan semen terlihat mudah lepas. Ia khawatir proyek tersebut tidak akan bertahan lama. “Kalau kayak begini pasangannya, belum setahun sudah habis. Cor-coran apa ini, batu kecil sudah lepas,” keluhnya. “Ini 17 miliar, bukan 17 Agustus. Baru hujan dua hari sudah hancur, belum hujan full,” tambahnya, mengajak warganet untuk menyebarkan video tersebut agar semua orang mengetahui kondisi proyek yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Wabup Klungkung Dorong Percepatan Proyek Jalan Sampalan–Toyapakeh

Video ini mengundang beragam reaksi dari warganet. Salah satu warganet dengan akun Sakun Tala memberikan tanggapan yang berbeda. Ia meminta agar video tidak disebarluaskan sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait. Menurutnya, proyek tersebut belum selesai dan cuaca hujan yang terus-menerus menjadi kendala. “Konden pragat mirib to (Belum selesai sepertinya itu),” tulisnya. “Hujan-hujan kengkenang men megae nae (hujan-hujan gimana caranya mau kerja),” tambahnya.

Ia juga menyarankan Komang Karimawan untuk meminta penjelasan langsung dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) terlebih dahulu. “Takonang nae ke PU (Tanya dulu ke PU),” tulisnya. Warganet tersebut juga memperingatkan Karimawan bahwa aksinya bisa dianggap menyebarkan berita yang tidak jelas dan dapat berurusan dengan pihak berwajib.

BACA JUGA :  Ciptakan Momen Romantis di FOX Jimbaran Beach Bali

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor maupun Dinas Pekerjaan Umum terkait video yang viral ini. Masyarakat berharap ada klarifikasi segera untuk memastikan kualitas dan transparansi proyek yang menggunakan dana publik.

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

GIANYAR, BALINEWS.ID - Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kembali digelar di Kabupaten Gianyar. Kegiatan yang menghadirkan anggota DPR...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah atau awal Ramadan 2026 Masehi jatuh pada Kamis, 19...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Indonesia kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah tercatat sebagai negara dengan tingkat perlindungan terhadap penipuan...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Seorang sopir truk berinisial DP (51) ditemukan meninggal dunia di area gudang kawasan Jalan By...