BADUNG, BALINEWS.ID – Sebanyak 10 unit bangunan villa Desa Harmonis di Jalan Tegal Sari Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, dilaporkan hangus terbakar akibat kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh percikan kembang api yang menyambar atap bangunan berbahan alang-alang.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan kepolisian, api mulai muncul sekitar pukul 00.30 WITA, bertepatan dengan masih berlangsungnya euforia perayaan malam tahun baru di kawasan wisata tersebut.
Menurut keterangan saksi, seorang tamu yang menempati kamar nomor 5 diketahui menyalakan kembang api tepat di depan kamar villa. Petugas keamanan Villa Desa Harmonis, Deky Hardianto, sempat menegur tamu tersebut agar tidak menyalakan kembang api di area villa, namun imbauan itu tidak diindahkan.
“Tak lama setelah kembang api dinyalakan, asap terlihat keluar dari atap bangunan yang terbuat dari alang-alang. Api kemudian cepat membesar,” ungkap Kombes Ariasandy.
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta air dari kolam renang oleh petugas keamanan dan tamu. Namun, material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke unit bangunan lainnya.
Saksi lain, I Ketut Darsana, keluarga pemilik lahan I Made Tarka, mengetahui kebakaran setelah mendengar suara sirene mobil pemadam kebakaran. Ia mengikuti arah kendaraan tersebut dan mendapati api telah melahap hampir seluruh area villa.
Sebanyak tujuh unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung dikerahkan ke lokasi untuk melokalisir api. Setelah berjibaku bersama warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Akibat peristiwa tersebut, 10 unit bangunan villa beserta isinya ludes terbakar. Pihak Polsek Kuta Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut.
Meski menimbulkan kerugian materiil yang besar, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kelalaian penggunaan kembang api di area penginapan. (*)

