Motif Pembunuhan di Jalan Pura Demak, Pelaku Ngefly Usai Konsumsi Sabu dan Pil Koplo

Share:

Ahmad Santoso dihadirkan dalam konferensi pers di Polresta Denpasar. (Istimewa)
Ahmad Santoso dihadirkan dalam konferensi pers di Polresta Denpasar. (Istimewa)

DENPASAR, BALINEWS.ID – Pelaku pembunuhan terhadap lansia bernama Suparno (67) di Jalan Pura Demak V, Denpasar Barat, pada Senin 24 Februari 2025 kemarin kian terungkap.

Pria tersebut diketahui bernama Ahmad Santoso (32) asal Banyuwangi, Jawa Timur.  Terungkap motifnya menghabisi nyawa korban yakni karena efek halusinasi usai menggunakan narkoba.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Muhammad Iqbal Simatupang membeberkan bahwa dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai tukang pungut kayu dan barang bekas bangunan.

Dijelaskannya bahwa korban dan pelaku adalah tetangga di Jalan Subur, Denpasar Barat. Korban mempekerjakan Santoso untuk membantunya sebagai buruh serabutan.

“Saat kejadian yakni pada Sabtu 22 pebruari 2025, keduanya sedang bekerja bersama sekitar pukul 09.30 WITA. Tiba-tiba saja pelaku malah menyerang dan menghabisi nyawa Suparno,” terang Muhammad Iqbal.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Rifqi Abdillah, menerangkan bahwa pelaku menganiaya korban dengan memukul kepala bagian dahi menggunakan balok kayu hingga meninggal dunia.

BACA JUGA :  Driver Pariwisata Bali Desak Pemerintah Tegakkan Aturan Transportasi dan Penyesuaian Tarif

“Korban memiliki mobil pikap, biasanya mendapat orderan untuk angkat-angkat barang bekas dan bersihkan lahan,  karena keduanya adalah tetangga, pelaku ini bantu oleh korban supaya ada kerjaan,” tutur Rifqi.

Selama sebulan belakangan, ternyata pelaku kerap mengkonsumsi pil koplo dan sabu-sabu. Bahkan sebelum kejadian pun dia sempat memakai barang haram itu bersama temannya, sehingga dia masih mengalami efeknya alias ngefly.

Kemudian, pada pagi harinya, Suparno menjemput pelaku menggunakan pikap untuk berangkat bersama-sama ke tempat kejadian perkara. Saat mereka mulai bekerja dan kakek tersebut sedang mengangkat kayu.

“Tersangka berhalusinasi dan merasa seolah-olah Suparno hendak memukul dirinya menggunakan kayu tersebut, padahal keduanya tidak memiliki permasalahan. Jadi karena halusinasi itu jadi nekat” tambahnya.

BACA JUGA :  Diduga Mesin Korslet, Mobil Sedan Terbakar di Bypass Ngurah Rai

Pukulan tersebut langsung membuat Suparno terkapar dan kepalanya  berdarah-darah. Kakek asal Banyuwangi ini menderita luka terbuka di bagian dahi sebelah kiri, luka tidak beraturan dan tepi tidak rata, luka terbuka di atas tulang hidung.

Tak hanya itu, terdapat juga 11 luka tersebar pada wajah mulai dari luka memar, lecet dan robek yang disebabkan kekerasan tumpul. Luka di dahi kiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Melihat korban berdarah, Santoso segera melarikan diri dari TKP dan langsung pulang.

Kasus ini terungkap ketika anak korban mendapat informasi dari teman ayahnya bahwa Suparno tidak kunjung pulang setelah bekerja. Merasa curiga, keluarga kemudian mencari keberadaannya dan menemukan pria lanjut usia tersebut tergeletak tak bernyawa di bawah pohon pisang.

BACA JUGA :  Dikira Hilang Saat Berburu, Ayah 3 Anak Malah Liburan Dengan Wanita Cantik di Bali

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo, mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat dan Satreskrim Polresta Denpasar berhasil menangkap Santoso di Jalan Subur, Gang Mirah, Denpasar Barat.

Saat ditangkap, pelaku yang masih dalam pengaruh narkoba sempat melawan dan mencoba menyerang petugas.

“Yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur,” ujar Kompol Laorens.

Hasil tes urine menunjukkan bahwa Santoso positif mengonsumsi obat terlarang, termasuk pil koplo dan sabu. Atas perbuatannya, ia dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. (*)

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

NASIONAL, BALINEWS.ID – Sebanyak 1,4 juta lebih guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah akan segera menerima tunjangan...

INTERMESO, Balinews.id – Nama I Nengah Setar menjadi sorotan beberapa hari ini. Bagi yang belum tahu sosoknya, ia...

NASIONAL, BALINEWS.ID – Sebanyak 1,4 juta lebih guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah akan segera menerima tunjangan...

BANGLI, Balinews.id – Seorang kakek di Kintamani berinisial NL melakukan aksi pemerkosaan terhadap seoran nenek berinsial NML. Peristiwa...

Breaking News

Berita Terbaru
AHY
kos
PSN
IU
PKB
ASN
KPK
BNN
PAD
TKP
KAI
SEO
BSN
Tas
lpd
5km
Run
Sar
UKT
tni
bkk
PLN
api
KTP
KEK
MoU
Kue
WNA
PMK
BPS