Bali Akan Punya Pelabuhan Perikanan Berstandar Internasional

Share:

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf.

DENPASAR, BALINEWS.ID  – Pemerintah Provinsi Bali menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional Integrated Fishing Ports and International Fish Markets Tahap I. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat mendampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf, dalam agenda sosialisasi kepada Forkopimda Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (24/7).

Dalam sambutannya, Wagub Giri Prasta mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat yang telah memilih Kabupaten Jembrana sebagai lokasi pengembangan pelabuhan perikanan modern. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali siap mengawal penuh proses pembangunan ini agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat pesisir.

“Kami sangat mendukung penuh proyek PPN Pengambengan ini. Ini bukan hanya pembangunan fisik pelabuhan, melainkan juga bagian dari penguatan blue economy yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal Bali,” kata Wagub Giri Prasta.

BACA JUGA :  Kecolongan? Perbekel Singapadu Tengah Ikut Diperiksa Kasus Oplos LPG 3 Kg

Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur darat dan laut yang memadai, seperti akses jalan, listrik, ketersediaan air bersih, dan sarana pendukung lainnya, untuk mewujudkan pelabuhan berstandar internasional.

“Kami berharap masyarakat lokal menjadi pelaku utama dan tuan rumah di sektor ini. SDM dan UMKM lokal harus dilibatkan secara maksimal agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Giri Prasta juga menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Marina Tanjung Benoa sebagai hub bahari Indonesia Timur. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan komitmen Bali dalam menjaga nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya Segara Kerthi yang menekankan kelestarian laut sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan.

“Kami akan terus bergerak bersama masyarakat dan Forkopimda untuk mengamankan dan mendukung proyek ini secara menyeluruh,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Fakta-Fakta Menarik di Balik Proklamasi 17 Agustus 1945 yang Jarang Diketahui

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf, menyampaikan bahwa pembangunan PPN Pengambengan merupakan bagian dari kebijakan nasional Blue Economy yang menjadi pilar menuju Indonesia Emas 2045. Lima pilar utama yang diusung meliputi: konservasi laut sebesar 30% hingga 2045, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, budidaya perikanan berkelanjutan, pengawasan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pengurangan sampah plastik laut melalui partisipasi nelayan dan masyarakat.

“PPN Pengambengan akan dirancang sebagai eco fishing port yang modern, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan koperasi, pelatihan SDM, keterlibatan UMKM, serta sistem digital. Ini juga merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Proyek ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dan akan dimulai dengan groundbreaking pada November 2025. Pemerintah pusat dan daerah akan melakukan konsolidasi dan sharing program untuk memastikan keberhasilan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada sistem pengelolaan dan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA :  Tersesat dan Kehabisan Bekal, Pria Tunarungu Dapat Bantuan Polisi di Karangasem

“Kami membangun bukan hanya alatnya, tetapi juga manusianya. Pelabuhan ini akan menjadi model nasional bagi pengelolaan perikanan yang inklusif, manusiawi, dan berbasis keberlanjutan,” tutup Dr. Didit.

Di akhir sambutannya, Wamen berharap dengan dukungan kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, pembangunan PPN Pengambengan dapat menjadi penggerak ekonomi pesisir Bali dan memperkuat posisi provinsi ini sebagai pusat kelautan strategis di Indonesia bagian timur.

Turut hadir dalam kegiatan siang hari ini pejabat eselon I dan II Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Wakil Bupati Jembrana beserta jajaran Forkopimda Jembrana, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali dan jajaran terkait lainnya.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

PARIWISATA, BALINEWS.ID - Pada bulan September 2025, Bali akan menjadi tuan rumah berbagai festival menarik yang sayang untuk...
TABANAN, BALINEWS.ID - After five years of planning and collaboration with the local community, Nuanu Creative City has...
BALINEWS.ID - Four Points by Sheraton Bali, Kuta has officially opened its newest signature dining venue, Djaman Doeloe...
DENPASAR, BALINEWS.ID - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Markas Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, pada...

Breaking News

Berita Terbaru
MDA
SMA
AS
LSD
GWK
BBM
P3K
BSU
DLH
OTA
CSR
BK
HIV
ABK
Teh
LPG
SIM
PNS
NTT
STT
PBB
PON
Bir
PMI
DIY
SBY
BCL
Art
SMP
PAW
IKN
PHK
NIK
USG
Pil
ATM
atv
DPR
AHY
kos
PSN
IU
PKB
ASN
KPK
BNN
PAD
TKP
KAI
SEO
BSN
Tas
lpd
5km
Run
Sar
UKT
tni
bkk
PLN
api
KTP
KEK
MoU
Kue
WNA
PMK
BPS