Slot Header 970×90

Anggun Bergaun Putih, Agnez Mo Gaungkan Indonesia Raya di Pembukaan MotoGP Mandalika 2026

Oleh Indra · null

12 Oktober 2026 pukul 14.41 WITA · 1 menit baca

Agnez Monica saat tampil di sirkuit MotoGP Mandalika, Lombok.
Agnez Monica saat tampil di sirkuit MotoGP Mandalika, Lombok. — Foto: Dorna Moto GP

LOMBOK TENGAH, BALINEWS — Penampilan penyanyi internasional Agnez Mo saat memimpin pemanduan lagu kebangsaan Indonesia Raya sukses memukau puluhan ribu penonton di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026). Penampilannya menjadi salah satu momen paling dramatis dalam opening ceremony balapan utama MotoGP Mandalika 2026.

Turut tampil di lintasan balap sebelum race utama dimulai pukul 15.00 WITA, Agnez Mo memikat perhatian publik dengan balutan dress putih berbahan flowy. Bagian belakang gaunnya tampak menjuntai anggun hingga menyapu permukaan aspal sirkuit, ditambah aksen belahan tinggi di sisi kiri yang memberikan kesan elegan sekaligus modern.

Diiringi pengibaran bendera Merah Putih berukuran besar oleh seorang pembawa bendera di sampingnya, lantunan vokal Agnez Mo bergema kuat di seluruh sudut sirkuit, menciptakan atmosfer nasionalisme yang mendalam di tengah riuh penonton.

Sentuhan Budaya dan Kemeriahan Pembukaan

Kemeriahan prosesi pembukaan tidak hanya hadir dari vokal memukau Agnez Mo. Sejumlah penari berkostum nuansa merah, emas, dan warna-warna cerah dengan sentuhan khas Bali turut memadati lintasan. Kehadiran para penari tradisional ini mempertegas perpaduan antara budaya lokal dan kemegahan ajang olahraga kelas dunia.

Di tribun penonton, ribuan pasang mata menyambut riuh momentum tersebut seraya mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai sudut area sirkuit.

Bagian dari Promosi Budaya Indonesia

Penampilan Agnez Mo menjadi bagian dari strategi penyelenggara untuk menghadirkan unsur hiburan kelas atas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia melalui gelaran MotoGP.

Rangkaian ajang balap motor paling gengsi di dunia ini berlangsung selama tiga hari, pada 9–11 Oktober 2026 di Lombok Tengah, NTB. Perpaduan gaun putih yang menjuntai, sang saka Merah Putih yang berkibar gagah, serta tarian tradisional berhasil menyajikan atraksi visual memikat yang melengkapi keseruan balapan di Mandalika.

Indra

Indra

Wartawan Madya

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.