KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memperluas jangkauan program Angkutan Siswa Gratis (Angsis) sebagai upaya mendukung akses pendidikan yang aman dan terjangkau.
Perluasan layanan tersebut ditandai dengan peluncuran operasional Angkutan Siswa Gratis Kecamatan Dawan bertajuk “Klungkung Mahottama” oleh Bupati Klungkung I Made Satria di Terminal Galiran, Kamis (15/1/2026).
Peluncuran tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung Anak Agung Putra Wedana, para operator, serta para pramudi angkutan siswa.
Bupati Satria menyampaikan, program Angkutan Siswa Gratis di Kabupaten Klungkung sejatinya telah berjalan sejak tahun 2017. Namun, selama ini layanan tersebut baru menjangkau siswa tingkat SMP di Kecamatan Klungkung. Pada tahun 2026, pemerintah daerah memperluas cakupan operasional hingga Kecamatan Dawan.
“Pengembangan wilayah layanan ini bertujuan meningkatkan peran angkutan umum pedesaan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus memberikan solusi transportasi yang aman bagi siswa,” ujar Bupati Satria.
Ia menegaskan, keberadaan angkutan siswa gratis sangat penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Tanpa sistem transportasi yang memadai, anak-anak berisiko mengalami keterlambatan, kelelahan, bahkan kecelakaan saat berangkat ke sekolah.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan fasilitas angkutan siswa gratis ini sebaik-baiknya demi meningkatkan keamanan siswa dan kualitas pendidikan di Kabupaten Klungkung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung Anak Agung Putra Wedana menjelaskan, layanan Angkutan Siswa Gratis di Kecamatan Dawan menyasar tiga sekolah menengah pertama negeri, yakni SMP Negeri 1 Dawan dengan 633 siswa, SMP Negeri 2 Dawan sebanyak 604 siswa, dan SMP Negeri 3 Dawan dengan 299 siswa. Total siswa yang dilayani mencapai 1.536 orang.
“Untuk mendukung layanan tersebut, Dishub Klungkung menyiapkan 50 unit armada dengan total anggaran sebesar Rp2.289.452.970,” jelasnya.
Ia menambahkan, operasional angkutan siswa gratis di Kecamatan Dawan dilayani melalui sembilan trayek yang menjangkau desa-desa dan permukiman siswa menuju sekolah masing-masing, guna memastikan layanan transportasi yang merata dan efektif.
Dengan perluasan layanan ini, Pemkab Klungkung berharap program Angkutan Siswa Gratis mampu menjadi solusi transportasi pendidikan yang berkelanjutan serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan siswa di wilayah Kabupaten Klungkung. (*)

