Slot Header 970×90

Bali

Anjing yang Gigit Pendaki di Gunung Batukaru Positif Rabies, Vaksinasi Emergency Dilakukan

Oleh Septian

24 September 2025 pukul 13.14 WITA · Tabanan · 1 menit baca

TABANAN, BALINEWS.ID - Menyusul laporan kasus gigitan anjing liar terhadap 15 pendaki di kawasan Gunung Batukaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan langsung me…
TABANAN, BALINEWS.ID - Menyusul laporan kasus gigitan anjing liar terhadap 15 pendaki di kawasan Gunung Batukaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan langsung me… — BaliNews.id

TABANAN, BALINEWS.ID - Menyusul laporan kasus gigitan anjing liar terhadap 15 pendaki di kawasan Gunung Batukaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan langsung mengambil langkah cepat.

Hasil uji laboratorium terhadap sampel otak anjing liar yang menggigit sejumlah pendaki di kawasan Gunung Batukaru dipastikan positif rabies. Kepastian ini diperoleh setelah tim medis mengambil sampel pada Senin (22/9/25) lalu.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Puskeswan III langsung berkoordinasi dengan Perbekel setempat, Camat Pupuan, Unit Reaksi Cepat (URC) Pupuan, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas, guna memastikan semua korban gigitan mendapatkan penanganan medis sesuai standar.

Hingga saat ini, enam korban telah menjalani perawatan di UGD Puskesmas Pupuan I. Sementara itu, tiga korban lainnya diketahui menjalani perawatan mandiri di Denpasar. Semua korban juga sudah menerima Vaksin Anti Rabies (VAR) sebagai tindakan lanjutan.

“Kami pastikan seluruh korban ditangani sesuai prosedur. Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah risiko lebih lanjut,” ujar salah satu petugas Puskeswan.

Sebagai upaya pencegahan, pemerintah desa bersama Dinas Pertanian telah sepakat melaksanakan vaksinasi darurat pada Kamis (25/9/25) di Dusun Tibu Dalem, Desa Pujungan. Vaksinasi ini ditujukan untuk memutus potensi penyebaran rabies di wilayah terdampak.

“Kalau ditemukan anjing liar tanpa pemilik, akan di-rescue oleh LSM dan dibawa ke shelter. Ini agar populasi anjing yang tidak tervaksinasi bisa dikendalikan,” jelas petugas lapangan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, Drh. Gde Eka Parta Ariana mengimbau agar warga yang memiliki hewan peliharaan agar rutin memvaksin hewannya.

“Langkah vaksinasi emergency di Desa Pujungan adalah bentuk kewaspadaan kami. Kami mengimbau warga segera melapor jika terjadi kasus gigitan, dan pastikan hewan peliharaan mendapat vaksin rabies secara rutin,” katanya.

Dinas Pertanian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah. Warga diminta segera melakukan penanganan awal jika tergigit hewan, dan membawa hewan peliharaan ke fasilitas kesehatan hewan terdekat untuk divaksin. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.