Slot Header 970×90

Lifestyle

Artis Demam Main Padel, Apa Bedanya dengan Tenis?

Oleh Septian

21 Mei 2025 pukul 12.05 WITA · 2 menit baca

OLAHRAGA, Balinews.id - Setelah tenis, kini ramai beredar di media sosial sejumlah artis yang menggandrungi olahraga padel. Sebut saja Dian Sastro hingga Tasya…
OLAHRAGA, Balinews.id - Setelah tenis, kini ramai beredar di media sosial sejumlah artis yang menggandrungi olahraga padel. Sebut saja Dian Sastro hingga Tasya… — BaliNews.id

OLAHRAGA, Balinews.id - Setelah tenis, kini ramai beredar di media sosial sejumlah artis yang menggandrungi olahraga padel.

Sebut saja Dian Sastro hingga Tasya Kamila telah menjajal olahraga yang mirip dengan tenis ini. Tapi sebenarnya apa sih yang membedakan olahraga Padel dengan Tenis?

Asal-Usul Olahraga Padel

Padel sebenarnya bukanlah olahraga baru. Padel pertama kali ditemukan pada tahun 1969 di Meksiko oleh seorang pengusaha bernama Enrique Corcuera. Awalnya, ia memodifikasi lapangan squash di rumahnya agar bisa digunakan untuk permainan raket yang lebih kasual. Ia menambahkan dinding dan mengatur ukuran lapangan agar lebih kecil dari tenis, lalu menciptakan aturan main sendiri yang kini menjadi dasar permainan padel modern.

Olahraga ini kemudian menyebar ke Spanyol melalui seorang teman Corcuera, Pangeran Alfonso de Hohenlohe, yang membawanya ke Marbella dan mempopulerkannya di kalangan bangsawan dan selebriti Eropa. Dari sana, padel berkembang pesat, terutama di Spanyol dan Argentina.

Lebih Ramah untuk Pemula

Padel merupakan olahraga raket yang menggabungkan elemen tenis dan squash. Permainan ini dimainkan berpasangan (dua lawan dua) di lapangan yang lebih kecil dari tenis, dan dikelilingi dinding kaca yang menjadi bagian dari permainan, mirip squash. Salah satu daya tarik utama padel adalah sifatnya yang lebih mudah dipelajari bagi pemula, dibanding tenis yang membutuhkan teknik dasar lebih kompleks.

Perbedaan Raket dan Lapangan

Perbedaan mencolok terlihat dari raket yang digunakan. Raket padel tidak bertali seperti raket tenis, melainkan berbentuk solid dan memiliki lubang-lubang kecil. Bobotnya lebih ringan dan ukurannya lebih kecil, sehingga memudahkan kontrol pukulan. Selain itu, lapangan padel berukuran sekitar sepertiga lapangan tenis dan dikelilingi dinding yang aktif digunakan dalam permainan.

Permainan yang Lebih Cepat dan Dinamis

Karena areanya lebih kecil dan bola bisa memantul dari dinding, ritme permainan padel cenderung lebih cepat dan menuntut refleks yang tajam. Namun justru hal ini yang membuatnya seru dan menghibur, baik bagi pemain maupun penonton. Tidak heran jika olahraga ini makin digemari kalangan muda dan selebriti.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.