Atensi Bencana Alam, Wabup Klungkung Kunjungi Warga Terdampak di Dawan

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga terdampak bencana alam dengan turun langsung meninjau lokasi kejadian di Kecamatan Dawan, Rabu (21/1/2026).

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah musibah di Kabupaten Klungkung. Di Kecamatan Dawan, beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang karena angin kencang dan hujan deras.

Didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada, Wabup Tjok Surya menyerahkan bantuan logistik sekaligus melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak.

BACA JUGA :  Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Tas Milik Turis Wanita di Canggu

Bantuan diserahkan kepada tiga kepala keluarga, yakni I Wayan Repin, warga Banjar Metulis, Desa Dawan Kaler; I Nengah Sumiarta, warga Banjar Bandung, Desa Gunaksa; serta I Dewa Made Anom Edi Subali, warga Dusun Kanginan, Desa Paksebali.

Masing-masing warga menerima bantuan berupa paket sembako dan paket kebersihan dari BPBD Provinsi Bali, tambahan paket sembako dari BPBD Kabupaten Klungkung, serta dua unit matras dan dua lembar selimut. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga pascabencana.

BACA JUGA :  Hendak Buang Air Kecil, Pemuda Terpeleset di Bendungan Mengwi

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu kebutuhan masyarakat setelah mengalami musibah,” ujar Wabup Tjok Surya saat penyerahan bantuan.

Selain bantuan logistik, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga telah mengusulkan ketiga rumah warga yang terdampak kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk mendapatkan penanganan dan perbaikan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana, khususnya keberadaan pepohonan di sekitar rumah yang berisiko tumbang. Ia meminta warga untuk segera melakukan penebangan atau pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan sebagai langkah mitigasi dini.

BACA JUGA :  Pemerintah Siapkan Blok Tambang untuk AS, Bahlil Tegaskan Tak Ada Perlakuan Istimewa

“Kerja sama masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan bencana agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya