Bangkai Kapal Tunu Pratama Jaya Ditemukan! Posisi Sangat Dekat dengan Kabel Listrik Bawah Laut

Ilustrasi

BANYUWANGI, Balinews.id – Setelah sepekan kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, akhirnya pencarian mulai menunjukan titik terang.

Kapal milik TNI AL, KRI Pulau Fanildo, berhasil menangkap citra dua objek di dasar laut yang diduga kuat sebagai bangkai kapal tersebut. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (9/7/25).

Salah satu dari objek itu ditemukan pada kedalaman sekitar 49 meter dan berada sekitar 30 meter dari kabel listrik bawah laut yang menghubungkan jaringan kelistrikan Jawa dan Bali, infrastruktur vital milik PT PLN (Persero).

BACA JUGA :  Komdigi Ungkap 76 Persen Situs Judol Gunakan Layanan Cloudflare

“Kami berhati-hati karena di bawah laut ada objek vital berupa kabel listrik Jawa-Bali, dan kami sudah berkoordinasi dengan PLN,” ujar Deputi Operasi Basarnas, Ribut Eko Suyanto.

Tim SAR sebelumnya telah menganalisis tujuh titik referensi di perairan tersebut. Kini, fokus pencarian mengerucut ke dua titik utama, yakni referensi nomor empat dan tujuh, tempat dua objek mencurigakan terdeteksi.

Untuk memastikan kebenaran objek tersebut dan merancang langkah evakuasi tanpa membahayakan kabel listrik, Basarnas akan mengerahkan KRI Spica, kapal milik TNI AL yang memiliki kemampuan survei bawah laut presisi tinggi.

BACA JUGA :  Kadek Oka-Korban Kapal Tenggelam Telah Diaben, Keluarga Iklaskan Kepergiannya

PLN sendiri terus memantau situasi dengan ketat. Inda Puspanugraha, Senior Manajer Pemeliharaan Transmisi PLN untuk wilayah Jawa, Bali, dan Bagian Timur, mengungkapkan kekhawatirannya karena jarak objek yang awalnya terdeteksi sekitar 1,3 kilometer kini berubah drastis.

“Kami terus memantau pergerakan objek yang diduga kapal Tunu Pratama Jaya karena dikhawatirkan bisa bergeser dan membahayakan kabel,” jelas Inda.

Meski pasokan listrik antar pulau hingga kini masih berjalan normal, PLN menegaskan pentingnya langkah pencegahan agar tidak terjadi gangguan serius pada jaringan kelistrikan nasional. (*)

BACA JUGA :  Dari Rp25 Juta ke Rp20 Miliar, Kisah I Gusti Made Raka Besarkan KSU Banjar Bona Kelod

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, ke...
GIANYAR, BALINEWS.ID – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) cabang olahraga Rugbi tingkat sekolah dasar di Kabupaten Gianyar 2026 menjadi ajang...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging, mengapresiasi langkah Ikatan...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Rencana pembangunan proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) atau Terminal Apung Liquefied Natural Gas (LNG)...