Slot Header 970×90

Bali

Banjir Kiriman Rendam Kawasan Pantai Crystal Bay, Kios Warga Terimbas Material Lumpur

Oleh Kaka · Redaksi

9 Desember 2025 pukul 11.37 WITA · 1 menit baca

NUSA PENIDA, BALINEWS.ID — Banjir kiriman melanda kawasan Pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Ai…
NUSA PENIDA, BALINEWS.ID — Banjir kiriman melanda kawasan Pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Ai… — BaliNews.id

NUSA PENIDA, BALINEWS.ID — Banjir kiriman melanda kawasan Pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Air bah yang datang tiba-tiba ini berasal dari aliran pegunungan di sisi timur yang meluap akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

Banjir membawa material berupa lumpur, pasir, batu kecil, dan ranting pohon. Arus air mengalir deras hingga ke area parkir pantai dan memasuki deretan kios milik warga di sepanjang akses jalan menuju bibir pantai. Pada puncak kejadian, ketinggian air di sejumlah kios sempat mencapai sekitar satu meter, menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga sekitar.

Pemilik kios bergegas mengevakuasi barang-barang dagangan untuk meminimalisasi kerusakan. Meski demikian, hingga Selasa (9/12/2025) dini hari tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Air mulai surut sekitar pukul 00.15 Wita, namun sisa genangan setinggi 20–40 sentimeter masih terlihat di beberapa kios. Area parkir juga masih terendam air setinggi 20 sentimeter dan dipenuhi endapan lumpur serta sampah alami yang terbawa arus.

Salah seorang sumber di lapangan menyebutkan aparat kepolisian bersama perangkat Desa Sakti langsung melakukan pemantauan di lokasi serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. Petugas juga berkoordinasi dengan desa untuk penanganan material yang menumpuk serta pendataan kerugian materiil.

Hingga laporan ini diturunkan, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi masih terbatas karena proses pembersihan belum dapat dilakukan secara optimal. (*)

Kaka

Kaka

-

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.